Laporkan Masalah

Distribusi kandungan logam Pb dalam tanah akibat emisi kendaraan bermotor dibagian utara jalan Wates antara KM 2 sampai KM 12 Yogyakarta

Amandus Rola, Drs. Tukidal Yunianto, M.Sc.

2003 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Kepadatan kendaraan bermotor di jalan raya akan menimbulkan berbagai dampak negatif, salah satunya adalah pencemaran oleh logam Pb yang dapat menimbulkan dampak buruk dan sangat berbahaya bagi makhluk hidup. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui distribusi kandungan logam Pb dalam tanah bertekstur lempung dan geluh berpasir, serta pengaruh bentuk penggunaan lahan sawah dan pemukiman terhadap distribusi kandungan logam Pb dalam tanah bertekstur lempung dan geluh berpasir akibat emisi kendaraan bermotor di bagian utara Jalan Wates antara km 5 sampai km 12 Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dan analisis laboratorium. Peta satuan lahan digunakan untuk menentukan lokasi sampel, sedangkan penentuan titik-titik pengambilan sampel didasarkan atas jarak dari tepi jalan, kedalaman tanah dan arah angin yang dominan. Pengukuran kandungan logam Pb dalam tanah dilakukan dengan AAS (Atomic Absorption Spectrophotometer). Hasil penelitian menunjukkan bahwa, kandungan logam Pb dalam tanah di bagian utara Jalan Wates berkisar antara 0 mg/kg sampai 18,58 mg/kg. Ini berarti pencemaran logam Pb akibat emisi kendaraan bermotor di bagian utara Jalan Wates Yogyakarta belum melebihi ambang batas toleransinya, yaitu sebesar 100 mg/kg. Kandungan logam Pb dalam tanah cenderung berkurang dengan bertambahnya jarak dari tepi jalan dan kedalaman tanah, karena partikel logam Pb akan diendapkan oleh angin di dekat jalan sebagai sumber pencemaran dan partikel logam Pb mula-mula mengendap di permukaan tanah, setelah itu baru bergerak ke lapisan bawah. Kandungan logam Pb dalam tanah cenderung lebih besar pada penggunaan lahan pemukiman daripada penggunaan lahan sawah, karena pada pemukiman banyak terdapat bangunan dan vegetasi yang menghambat kecepatan angin, sehingga partikel logam Pb akan diendapkan di sekitar jalan dan kondisi tanahnya kering, sedangkan pada sawah partikel logam Pb akan terdistribusi lebih jauh dari jalan dan kondisi tanahnya basah. Kandungan logam Pb dalam tanah juga cenderung lebih besar pada tanah bertekstur lempung daripada tanah yang bertekstur geluh berpasir, karena tanah bertekstur lempung memiliki drainase dan permeabilitas yang lambat, serta nilai KTK yang tinggi sehingga memiliki kemampuan yang tinggi pula untuk menyerap

-

Kata Kunci : Emisi kendaraan bermotor,Gamping,Sleman,Sedayu,Bantul,DIY,Kandungan logam

  1. S1-2003-115401-Abstract.pdf  
  2. S1-2003-115401-Bibliography.pdf  
  3. S1-2003-115401-TableofContent.pdf  
  4. S1-2003-115401-Title.pdf