Laporkan Masalah

Kajian Pengelolaan Sampah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Rumah Tangga di Kemantren Umbulharjo Kota Yogyakarta

Nidia Kusuma Ning Tias, Dr. Langgeng Wahyu Santosa, S.Si., M.Si. ; Dr. Sc. Andung Bayu Sekaranom, S.T., M.Sc .

2025 | Tesis | S2 Ilmu Lingkungan

Pengelolaan sampah bahan berbahaya dan beracun (B3) rumah tangga merupakan tantangan penting dalam pengelolaan lingkungan perkotaan, terutama di Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji distribusi dan karakteristik timbulan sampah B3 rumah tangga, menganalisis perilaku masyarakat dalam pengelolaannya, serta merumuskan strategi pengelolaan yang efektif dan berkelanjutan. Metode penelitian meliputi pengukuran timbulan sampah, analisis komposisi sampah, survei perilaku masyarakat berdasarkan Theory of Planned Behavior, dan evaluasi fasilitas pengumpulan sampah. Hasil penelitian menunjukkan variasi signifikan pada volume sampah B3, dengan dominasi kemasan B3 sebesar 85,5%, sementara sampah elektronik dan sampah lainnya relatif rendah. Pengumpulan melalui fasilitas dropbox masih sangat minim, menandakan rendahnya pemanfaatan dan sosialisasi fasilitas. Survei perilaku mengindikasikan rendahnya kesadaran, dukungan sosial, dan persepsi kontrol masyarakat terhadap pengelolaan sampah B3. Kendala utama yang dihadapi meliputi keterbatasan fasilitas, lemahnya data dan kelembagaan, serta belum adanya regulasi teknis khusus. Oleh karena itu, penelitian merekomendasikan peningkatan edukasi publik, pengembangan fasilitas pengumpulan, penguatan pengawasan lingkungan, serta penyusunan regulasi yang mendukung pengelolaan sampah B3 rumah tangga secara efektif dan berkelanjutan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar kebijakan dan langkah strategis dalam mengurangi dampak negatif sampah B3 di perkotaan. 

The management of household hazardous and toxic waste (B3) presents a significant challenge in urban environmental management, particularly in Kemantren Umbulharjo, Yogyakarta City. This study aims to examine the distribution and characteristics of household B3 waste generation, analyze community behavior in its management, and formulate effective and sustainable management strategies. The research methods include waste generation measurement, waste composition analysis, community behavior surveys based on the Theory of Planned Behavior, and evaluation of waste collection facilities. The results show significant variation in the volume of B3 waste, dominated by B3 packaging at 85.5%, while electronic waste and other waste types are relatively low. Collection via dropbox facilities remains minimal, indicating low utilization and limited socialization of the facilities. Behavioral surveys reveal low levels of awareness, social support, and perceived behavioral control regarding B3 waste management. The main obstacles include limited facilities, weak data and institutional capacity, and the absence of specific technical regulations. Therefore, the study recommends enhancing public education, developing collection facilities, strengthening environmental monitoring, and establishing regulations that support effective and sustainable household B3 waste management. These findings are expected to serve as a basis for policy-making and strategic steps to mitigate the negative impacts of B3 waste in urban areas.

Kata Kunci : Sampah B3 rumah tangga, Theory of Planned Behavior, perilaku masyarakat, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

  1. S2-2025-512443-abstract.pdf  
  2. S2-2025-512443-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-512443-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-512443-title.pdf