Laporkan Masalah

PENGUNGKAPAN PERUBAHAN IKLIM, DAYA SAING, DAN NILAI PERUSAHAAN: PERAN LINGKUNGAN HUKUM

Raden Roro Widya Ningtyas Soeprajitno, Prof. Ainun Na’im, M.B.A., Ph.D.; Prof. Dr. Indra Wijaya Kusuma, M.B.A.; Fu’ad Rakhman, M.Sc., Ph.D.

2025 | Disertasi | S3 Ilmu Akuntansi

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh dari lingkungan hukum — legal origins, kualitas institusional, dan ketidakpastian kebijakan ekonomi — terhadap pengungkapan perubahan iklim, serta menjelaskan perannya dalam mekanisme peningkatan daya saing dan penciptaan nilai perusahaan. Penelitian ini menggunakan 55,299 perusahaan-tahun selama 2004 – 2023 dari 31 negara terseleksi yang memiliki regulasi wajib pengungkapan ESG dan ekonomi terbesar dunia. Penelitian ini menemukan bahwa perusahaan memiliki insentif yang tinggi untuk mengungkapkan informasi terkait perubahan iklim ketika mereka berada di negara dengan sistem common law, kualitas institusional yang tinggi, dan ketidakpastian kebijakan ekonomi yang tinggi. Pengungkapan ini meningkatkan nilai perusahaan, baik langsung maupun tidak langsung melalui daya saing, dengan memberikan manfaat jangka pendek dan panjang. Terakhir, penelitian ini menemukan bahwa lingkungan hukum memainkan peran krusial yang bervariasi dalam menciptakan ekspektasi pasar dan standar penilaian terhadap kebijakan pengungkapan perubahan iklim. Secara empiris, penelitian ini mengintegrasikan teori institusional, legitimasi, dan pengungkapan akuntansi dalam menjelaskan pengaruh lingkungan hukum terhadap pengungkapan perubahan iklim, dan perannya dalam pencapaian daya saing, serta nilai perusahaan. Secara kebijakan, penelitian ini memberikan panduan bagi regulator untuk merancang kebijakan yang mendorong kepatuhan substansial tanpa membatasi fleksibilitas, serta membantu investor dalam mengevaluasi kebijakan dan risiko perusahaan.  

This study examines the effect of the legal environment—legal origins, institutional quality, and economic policy uncertainty—on climate change disclosure and its role in explaining the mechanisms of competitiveness enhancement and corporate value creation. The study analyzes 55,299 firms from 31 selected countries with mandatory ESG disclosure regulations and the world's largest economies over the period 2004–2023. The findings reveal that firms have strong incentives to disclose climate change-related information when operating in countries with a common law system, high institutional quality, and high economic policy uncertainty. Such disclosure enhances firm value both directly and indirectly through competitiveness, providing benefits in the short and long term. Lastly, the study finds that the legal environment plays a crucial and varying role in shaping market expectations and assessing standards for corporate climate change disclosure policies. Empirically, this study integrates institutional theory, legitimacy theory, and climate change disclosure to explain the effect of the legal environment on disclosure and its role in achieving competitive advantage and firm value. Practically, the findings provide guidance for regulators in designing policies that encourage substantive compliance without restricting flexibility and help investors assess corporate policies and risks.

Kata Kunci : Legal Origins, Kualitas Institusional, Ketidakpastian Kebijakan Ekonomi, Pengungkapan Perubahan Iklim, Daya Saing, dan Nilai Perusahaan.

  1. S3-2025-507133-abstract.pdf  
  2. S3-2025-507133-bibliography.pdf  
  3. S3-2025-507133-tableofcontent.pdf  
  4. S3-2025-507133-title.pdf