Evaluasi kesesuaian lahan untuk bangunan gedung di kecamtan Pajangan kabupaten Dati II Bantul propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Arosin Suryanto, Drs. Tukidal Yuniato, M.Sc
1995 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANDaerah penelitian termasuk wilayah administratif Kabupaten Dati II Bantul dengan luas 34,69 Km² atau 3469 Ha, terdiri dari 6 satuan bentuklahan yaitu lerengkaki perbukitan denudasional (D?), perbukitan struktural ber-batuan batugamping napalan dengan puncak bertopografi berombak (S?), perbukitan struktural berbatuan batugamping napalan dengan puncak berbentuk membulat (S2), dataran aluvial (F?), Tanggul Alam (F2), dan dataran Fluviovulkanik (V1). Tujuan penelitian ini ialah melakukan klasifikasi dan evaluasi kesesuaian lahan untuk bangunan gedung. Klasifikasi kesesuaian lahan ini dibuat sampai kategori subkelas. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan bentanglahan dengan satuan lahan sebagai satuan pemetaan. Satuan lahan diturunkan dari peta satuan bentuk-lahan, peta kemiringan lereng dan peta tanah. Daerah penelitian terdiri dari 12 satuan lahan. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik "stratified purposive sampling dengan strata yang digunakan adalah satuan lahan. Klasifikasi kesesuaian lahan dilakukan dengan teknik membandingkan antara kualitas masing-masing parameter lahan dengan persyaratan tingkat kesesuaian lahan untuk bangunan gedung menurut FAO (1973). Hasil penelitian dilengkapi peta kesesuaian lahan dengan skala 1:25.000. Kelas kesesuaian lahan untuk setiap satuan pemetaan di daerah penelitian adalah 2 satuan lahan mempunyai kelas baik dengan luas 654,69 Ha, kelas sedang 1 satuan lahan dengan faktor penghambat sebaran bahan kasar dan singkapan lereng, luas 59,34 Ha dan kelas buruk 9 satuan lahan dengan faktor penghambat tekstur, sebaran bahan kasar, singkapan batuan dasar, proses mengembang mengerut tanah dengan luas 2755,04 Ha.
-
Kata Kunci : Evaluasi Kesesuaian lahan,Konservasi tanah,Bangunan Gedung,Bantul,DIY,Pajangan