Laporkan Masalah

PENYALAHGUNAAN KEADAAN SEBAGAI DASAR PEMBATALAN HIBAH (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 3013 K/Pdt/2022)

Mar'atush Shalehah Rahmania, Alfatika Aunuriella Dini, S.H., M.Kn., Ph.D.

2025 | Tesis | S2 Magister Kenotariatan

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis dasar pertimbangan hakim dalam mendasarkan penyalahgunaan keadaan pada pembatalan perjanjian hibah dan menganalisis bentuk perlindungan hukum yang dapat diberikan kepada penerima hibah yang beritikad baik apabila hibah yang telah diterimanya dibatalkan oleh pengadilan dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 3013 K/Pdt/2022. 

Metode yang digunakan dalam penelitian adalah yuridis-normatif yang bersifat deskriptif, melalui pendekatan studi kasus. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh melalui studi pustaka terhadap bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder, didukung dengan hasil wawancara narasumber yang terdiri dari hakim, notaris, dan akademisi yang berkompeten di bidang hukum perdata. Analisis data dilakukan secara kualitatif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertimbangan hakim dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 3013 K/Pdt/2022 mendasarkan penyalahgunaan keadaan dalam membatalkan hibah adalah karena kondisi kedudukan yang tidak seimbang antara salah satu anak selaku penerima hibah yang dominan kepada ibunya selaku pemberi hibah menunjukkan adanya ketimpangan yang menimbulkan tekanan psikologis, rasa tidak aman, dan menimbulkan kerugian yang oleh hakim dinilai sebagai penyalahgunaan keadaan. Pelindungan hukum terhadap penerima hibah yang beritikad baik di sini bersifat proporsional, mereka tetap memiliki hak diperlakukan secara adil dan tidak dirugikan secara berlebihan.

The purpose of this research is to find out and analyze the basis of the judge’s consideration in basing the misuse of circumstances on the cancellation of the grant agreement and analyze the form of legal protection that can be given to good faith grantees if the grant they have received is canceled by the court in Supreme Court Decision number 3013 K/Pdt/2022.

The type of this legal research is a descriptive juridical normative, using a case study approach. The secondary data obtained through a literature review of primary and secondary legal materials, supported by interviews with sources consiting of judges, notaries, and lecturers competent in the field of civil law. Data analysis was conducted qualitively.

The result showed that the judge consideration in Supreme Court Decision number 3013 K/Pdt/2022 based on the misuse of circumstances in canceling the grant was due to the unbalaced position of one of the children as the dominant grantee to his mother as the grantor, which showed an imbalaced that caused psychological pressure, insecurity, and caused losses which the judge considered as an misuse of circumstances. Legal Protection for grantees who are in good faith here is proportional, they still have the right to be treated fairly and not to be excessively disadvantaged.

Kata Kunci : Hibah, Pembatalan Hibah, Penyalahgunaan Keadaan

  1. S2-2025-524457-abstract.pdf  
  2. S2-2025-524457-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-524457-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-524457-title.pdf