Laporkan Masalah

EVALUASI PENGGUNAAN TRAKTOR SARAD DENGAN METODE BREAK EVEN POINT (Studi Kasus di PT lnhutani I Unit Balikpapan, Administratur Berau, Swakelola Labanan, Kalimantan Timur)

Arief Setiyo Utomo, Ir. H. Haryanto, MS.

1999 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prestasi kerja traktor, mengetahui biaya usaha mesin traktor sarad, dan menguji kelayakan operasional traktor sarad melalui metode BEP. Bahan yang digunakan sebagai penelitian ini adalah traktor yang dipakai untuk kegiatan penyaradan: Sedangkan alat pembantu berupa stop watch, jam tangan, alat ukur, dan alattuhs. Metode yang digunakan adalah metode break even point (BEP). Analisa ini dapat digunakan untuk membantu memecahkan problema ·manajemen sehari-hari. Salah satunya adalah dalam hal evaluasi penggunaan peralatan. Untuk kegiatan penyaradan, maka analisis BEP digunakan sebagai alat kontrol untuk mengetahui apakah kegiatan peny????radan dengan traktor yang dimaksud dapat diteruskan atau tidak. Hasil analisis data menunjukkan bahwa prestasi kerja masing-masing traktor adalah 15,46 m 3 / jam pada jarak sarad rata-rata 363,56 meter untuk BD-02 dan 10,68 m 3 / jam .pada jarak sarad rata-rata 360,86 meter untuk BD-04. Sedangkan biaya usaha mesinnya adalah Rp 132.817,683 / jam untuk BD-02 dan Rp 132.892,082 I jam untuk BD-04. Titik BEP untuk masing-masing traktor didapat pada volume 5816,92 m 3 untuk BD-02 clan 5935,65 m 3 untuk BD-04. Dengan demikian, kegiatan penyaradan dengan bulldozer BD ... 02 maupun dengan bulldozer BD-04 dapat dipertanggungjawabkan secara ekonomis, karena prestasi kerja masing-masing operator per tahun akan melampaui titik break even-nya. Kata kunci : traktor, penyaradan, break even point.

Kata Kunci : Traktor Sarad, BreakEven Point

  1. S1-1999-3344_abstract.pdf  
  2. S1-1999-3344_bibliography.pdf  
  3. S1-1999-3344_table_of_content.pdf  
  4. S1-1999-3344_tittle.pdf