Laporkan Masalah

Evaluasi Tingkat Efisiensi dan Efektivitas Pemungutan Pajak Barang/Jasa Tertentu (PBJT) Makanan dan/atau Minuman di Kabupaten Sleman

Aisya Prisetyaputri, Dr. Puspita Ghaniy Anggraini, S.E.

2025 | Skripsi | AKUNTANSI

Otonomi daerah memaksa pemerintah daerah untuk bisa berdiri sendiri secara fiskal. Hal ini dilakukan salah satunya melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satu sumber terbesar PAD adalah Pajak Barang/Jasa Tertentu (PBJT) makanan dan/atau minuman. Namun, dalam proses pemungutannya, masih menghadapi tantangan besar karena sangat bergantung pada tingkat kepatuhan dan kesadaran Wajib Pajak. Oleh karena itu, penelitian ini, bertujuan untuk menganalisis secara mendalam tingkat efisiensi dan efektivitas pemungutan PBJT makanan dan/atau minuman di Kabupaten Sleman. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan metode kualitatif atau lebih tepatnya triangulasi metode di mana dilakukan wawancara dan studi dokumen. 

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat efisiensi dan efektivitas pemungutan PBJT makanan dan/atau di Kabupaten Sleman sudah berapa pada kategori efektif dan efisien. Namun, masih ditemukan masalah dalam implementasi sistem pemungutan karena masih terdapat Wajib Pajak yang tidak atau terlambat melakukan pelaporan baik itu karena kurangnya pemahaman mengenai kewajiban perpajakan atau pun adanya faktor kesengajaan. Diperlukan fungsi pengawasan melalui prosedur pemeriksaan untuk meningkatkan tingkat kepatuhan Wajib Pajak di masa mendatang.

Regional autonomy compels local governments to achieve fiscal self-sufficiency. This is pursued, in part, through the optimization of Regionally-Generated Revenue (PAD). One of the primary sources of PAD is the Specific Goods and Services Tax (PBJT) on food and/or beverages. However, its collection process still faces significant challenges due to its high dependency on the level of taxpayer awareness and compliance. Therefore, this research aims to analyze the efficiency and effectiveness levels of PBJT collection on food and/or beverages in Sleman Regency. This study employs a qualitative approach, specifically a methodological triangulation that utilized interviews and document studies.

The results of this study indicate that the efficiency and effectiveness levels of PBJT collection on food and/or beverages in Sleman Regency are categorized as effective and efficient. However, problems in the implementation of the collection system were still found, as there are taxpayers who fail to report or report late. This is attributed to either a lack of understanding of tax obligations or intentional non-compliance. Strengthening the supervisory function through audit procedures is required to enhance taxpayer compliance in the future.

Kata Kunci : Efisiensi, Efektivitas, PBJT, Self-Assessment, PAD, Kabupaten Sleman

  1. S1-2025-479069-abstract.pdf  
  2. S1-2025-479069-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-479069-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-479069-title.pdf