Analisis Faktor, Tantangan, dan Strategi dalam Implementasi Konsep Sustainability pada Pekerjaan Precast Beton di Indonesia
Muhammad Ilham Shodiq, Ir. Tantri Nastiti Handayani, S.T., M.Eng., Ph.D. IPM; 2. Arief Setiawan Budi Nugroho, S.T., M.Eng., Ph.D
2025 | Tesis | S2 Teknik Sipil
Konstruksi
berkelanjutan merupakan konsep pembangunan yang mempertimbangkan dampak
lingkungan, ekonomi, dan sosial. Salah satu metode untuk mewujudkan konsep ini adalah
melalui penerapan Off-site Construction (OSC). Namun, penerapan implementasi
OSC di Indonesia dihadapkan berbagai tantangan yang menghambat
pelaksanaannya. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi yang tepat untuk mengatasi
tantangan tersebut, khususnya pada pekerjaan precast beton. Penelitian
ini bertujuan untuk menganalisis tantangan dan strategi yang relevan dalam penerapan
precast beton di proyek konstruksi Indonesia, dengan memperhatikan aspek
sustainability. Metode pada penelitian adalah pendekatan gabungan antara
kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh dari 80 kuesioner yang
dikembalikan dari total 96 yang disebarkan kepada berbagai stakeholder seperti
kontraktor, owner, dan supplier. Analisis dilakukan menggunakan
SPSS versi 27 dengan uji validitas, reliabilitas, normalitas, Kruskal Wallis,
dan post hoc test. Kuesioner dalam penelitian ini disusun berdasarkan hasil
kajian literatur. Data kualitatif diperoleh melalui proses validasi oleh tiga
orang expert dari stakeholder yang berbeda, menggunakan metode
wawancara semi-terstruktur pada tahap penyusunan kuesioner. Metode wawancara
yang sama juga digunakan untuk memvalidasi keterkaitan antara faktor tantangan
dan strategi setelah analisis data kuantitatif dilakukan.
Hasil
penelitian ini menunjukkan tiga
faktor utama. Pada faktor sustainability aspek lingkungan adalah mengurangi
limbah, efisiensi air, dan pengurangan polusi. Pada aspek ekonomi mencakup efisiensi
waktu, kemudahan konstruksi, serta peningkatan quality dan durability.
Sementara pada aspek sosial, meliputi peningkatan SHE pekerja, peningkatan
kesehatan masyarakat, dan kesejahteraan ekonomi. Tantangan meliputi Pemilihan metode
konstruksi yang digunakan, kurangnya minat investasi, serta tekanan dari
beberapa pihak. Sedangkan, strategi implementasi sustainability dalam precast
beton, terdapat beberapa pendekatan utama diantaranya yaitu pengembangan ilmu
dan teknologi mengenai precast beton, penyesuaian lokasi kebutuhan precast
serta perencanaan awal yang matang, dan juga pengenalan penggunaan precast
merupakan perwujudan sustainability construction. Penelitian ini
diharapkan mampu dijadikan dasar untuk pembuatan guideline dalam
pekerjaan precast beton di Indonesia, sehingga dapat terwujud konsep sustainability
construction.
Sustainable construction is a development concept that
considers environmental, economic, and social impacts. One method to realize
this concept is through the implementation of Off-site Construction (OSC).
However, the application of OSC in Indonesia faces various challenges that
hinder its execution. Therefore, appropriate strategies are needed to address
these challenges, particularly in precast concrete work. This study aims to analysis
the relevant challenges and strategies in implementing precast concrete in
construction projects in Indonesia, with a focus on sustainability aspects. The
research employs a mixed-method approach, combining quantitative and
qualitative methods. Quantitative data were obtained from 80 returned
questionnaires out of 96 distributed to various stakeholders, including
contractors, owners, and suppliers. The analysis was conducted using SPSS
version 27, involving validity, reliability, normality tests, the
Kruskal-Wallis test, and post hoc analysis. The questionnaire was developed
based on a literature review. Qualitative data were gathered through a
validation process by three experts from different stakeholder groups using
semi-structured interviews during the questionnaire development phase. The same
interview method was also used to validate the pairing between challenges and
strategies after the quantitative data analysis was completed.
The findings of this study highlight three key
sustainability factors. In the environmental aspect: waste reduction, water
efficiency, and pollution reduction. In the economic aspect: time efficiency,
ease of construction, and improved quality and durability. In the social
aspect: improved worker SHE (Safety, Health, and Environment), public health,
and economic welfare. The main challenges include designers' tendencies toward
conventional construction methods, lack of investment interest, and pressure from
certain parties. The key strategies include the development of knowledge and
technology related to precast concrete, location-based adjustments, thorough
early-stage planning, and the promotion of precast concrete as a realization of
sustainable construction. This research is expected to serve as a foundation
for developing guidelines for sustainable precast concrete work in Indonesia.
Kata Kunci : Aspek Sustainability, Tantangan, Strategi, Precast Beton, Kruskal Wallis