Laporkan Masalah

Perilaku masyarakat dalam membuang sampah ke aliran sungai Code di Kecamatan Mergangsan Kota Yogyakarta

Fiona Syahri Fedhilla, Dr. Daniel, M.Sc ; Dr. Annisa Utami Rauf, S.Pd

2025 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang: Peningkatan timbulan sampah di Indonesia, termasuk di Kota Yogyakarta, belum diimbangi dengan pengelolaan yang memadai. Salah satu dampak nyata adalah pencemaran sungai akibat perilaku membuang sampah secara langsung ke aliran air, terutama di kawasan padat permukiman seperti Kecamatan Mergangsan yang dilalui oleh Sungai Code. Dalam teori perilaku seperti Social Ecological Model, memainkan peran penting dalam memprediksi perilaku masyarakat. Oleh sebab itu topik ini perlu diteliti lebih lanjut.

Tujuan: Untuk mengetahui faktor penentu perilaku masyarakat dalam membuang sampah di aliran Sungai Code di Kecamatan Mergangsan Kota Yogyakarta berdasarkan teori SEM.

Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan proportional random sampling untuk pengambilan sampel. Terdapat 235 sampel yang datanya diolah menggunakan analisis regresi logistik untuk di analisis secara multivariat, seluruh analisis dilakukan menggunakan aplikasi SPSS.

Hasil: Sebanyak 68,1% responden memiliki perilaku membuang sampah yang tergolong baik, sedangkan 31,9% masih membuang sampah ke sungai. Analisis regresi logistik menunjukkan bahwa norma sosial dan keterlibatan dalam kegiatan sosial berhubungan signifikan dengan perilaku tersebut dengan arah negatif. Hasil ini menunjukkan bahwa persepsi norma sosial yang tinggi dan keaktifan dalam kegiatan sosial justru berkaitan dengan peluang yang lebih besar untuk melakukan pembuangan sampah. 

Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa norma sosial dan keaktifan dalam kegiatan sosial memiliki hubungan signifikan dengan perilaku membuang sampah ke sungai, dengan kecenderungan bahwa persepsi norma sosial yang tinggi dan keterlibatan dalam aktivitas sosial tidak selalu berkorelasi dengan perilaku yang lebih baik. 

Background: The increase in waste generation in Indonesia, including in the city of Yogyakarta, has not been matched by adequate waste management. One of the tangible impacts is river pollution caused by the practice of disposing waste directly into waterways, particularly in densely populated areas such as Mergangsan District, which is traversed by the Code River. In behavioral theories such as the Social Ecological Model, it plays a crucial role in predicting community behavior. Therefore, this topic warrants further research.

Objective: To identify the determinants of community behavior in disposing of waste in the Code River in Mergangsan District, Yogyakarta City, based on the SEM theory.

Methods: This is a quantitative study using proportional random sampling for sample selection. There were 235 samples, and the data were analyzed using logistic regression analysis for multivariate analysis, with all analyses conducted using SPSS software.

Results: A total of 68.1% of respondents had good waste disposal behavior, while 31.9% still disposed of waste into rivers. Logistic regression analysis

shows that social norms and involvement in social activities are significantly associated with this behavior in a negative direction. These results indicate that a high perception of social norms and active participation in social activities are associated with a greater likelihood of disposing of waste.

Conclusion: This study shows that social norms and active participation in social activities have a significant association with the behavior of littering in rivers, with a tendency that high perceptions of social norms and involvement in social activities do not always correlate with better behavior. 

Kata Kunci : Aliran Sungai, Norma Sosial, Kegiatan Sosial, Perilaku Membuang Sampah

  1. S2-2025-512603-abstract.pdf  
  2. S2-2025-512603-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-512603-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-512603-title.pdf