Analisis Strategi Dalam Upaya Peningkatan Pendapatan Portofolio BUMD Pemerintah Kabupaten Karanganyar
Bayu Aji Susetyo Pratomo, Ertambang Nahartyo, Dr., M.Sc., CMA., Ak., CA
2025 | Tesis | S2 Manajemen
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi dalam meningkatkan pendapatan portofolio Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kabupaten Karanganyar, yang mencakup PUD Air Minum Karanganyar, PUD Aneka Usaha Karanganyar, PUD BPR Bank Karanganyar, dan PUD BPR Tasikmadu. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya kontribusi keempat BUMD tersebut terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta lemahnya penerapan strategi, analisis internal dan eksternal dalam pengelolaan BUMD. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles & Huberman dan bantuan perangkat lunak NVivo 15. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat BUMD memiliki kekuatan pada aspek sumber daya dan legalitas, namun lemah dalam strategi pengembangan usaha dan pengelolaan SDM. Analisis eksternal menunjukkan bahwa tantangan terbesar berasal dari kompetisi dengan sektor swasta dan regulasi yang kompleks. Penelitian ini menawarkan kebaruan dengan mengintegrasikan analisis internal-eksternal dan formulasi strategi berbasis pendekatan Good Corporate Governance dan Triple Bottom Line secara spesifik pada konteks BUMD pasca-pandemi. Saran penelitian ini adalah perlunya optimalisasi strategi bisnis melalui transformasi digital, peningkatan kualitas SDM, serta penguatan kolaborasi lintas sektor. Penelitian lanjutan disarankan untuk menguji efektivitas strategi yang diusulkan dalam kurun waktu tertentu menggunakan pendekatan kuantitatif atau mixed methods.
This
study aims to analyze strategic approaches for increasing the portfolio revenue
of Regional-Owned Enterprises (BUMD) in Karanganyar Regency, focusing on four
entities: PUD Air Minum Karanganyar, PUD Aneka Usaha Karanganyar, PUD BPR Bank
Karanganyar, and PUD BPR Tasikmadu. The research is driven by the low
contribution of these BUMDs to Regional Original Revenue (PAD) and the lack of
clear strategies, as well as insufficient internal and external analyses. A
descriptive qualitative method was employed, using semi-structured interviews,
observation, and documentation as data collection techniques. Data were
analyzed through the interactive model of Miles & Huberman with the aid of
NVivo 15 software. The findings reveal that while the four BUMDs possess
strengths in legal structure and asset base, they face major weaknesses in
human resource management and business development strategy. External analysis
identified competition with private companies and regulatory complexity as
significant threats. The novelty of this study lies in its integrated approach
combining internal-external analysis with strategic formulation based on Good
Corporate Governance and Triple Bottom Line, specifically tailored for BUMDs in
the post-pandemic era. This study recommends optimizing business strategies
through digital transformation, improving human capital, and strengthening
cross-sector collaborations. Further research is suggested to assess the
effectiveness of the proposed strategies using quantitative or mixed-method
approaches.
Kata Kunci : BUMD, strategi bisnis, pendapatan portofolio, analisis internal-eksternal, Karanganyar.