Harga air irigasi sistem pompa dijaringan irigasi Sumberwojo kecamatan Ponjong kabupaten Gunungkidul
Afifah Nada, Drs. Suyono, M.S.
2010 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANDaerah penelitian berada di Jaringan Irigasi Sistem Pompa Sumberwojo, Desa Sidorejo, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul. Sumber air jaringan irigasi ini berasal dari sumbangan air hujan dan airtanah dengan luas oncoran 43 ha. Berdasarkan klasifikasi iklim Oldeman daerah penelitian termasuk tipe iklim D3 sehingga hanya memungkinkan ditanami padi satu kali panen dalam satu tahun. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana kebutuhan air tanaman, produksi tanaman, harga air irigasi serta manfaat air irigasi untuk pertanian di daerah penelitian. Kebutuhan air tanaman dihitung berdasarkan kebutuhan air konsumtif (CWR), kebutuhan air di petak sawah (FWR) dan kebutuhan air di seluruh areal irigasi (PWR). Produksi tanaman dihitung dari luas areal tanam dan hasil panen setiap hektarnya, sedangkan harga air irigasi dihitung dari biaya irigasi yang dikeluarkan dan besar hasil produksi tanaman. Hasil produksi di daerah penelitian selama 1 tahun menghasilkan padi sebesar 176 ton memerlukan air irigasi sebesar 554.603 liter/ton. Produksi kedelai sebesar 42,9 ton memerlukan air irigasi sebesar 10.254.327 liter/ton dan produksi jagung sebesar 151,2 ton memerlukan air irigasi sebesar 3.795.529 liter/ton. Harga penggunaan pompa air irigasi sebesar Rp 45.000,00/jam. Biaya rata-rata untuk memenuhi kebutuhan air tanaman per ton untuk padi sebesar Rp 179.482,00/ton, kedelai sebesar Rp 1.426.205,00/ton dan jagung Rp 828.333,00/ton.
-
Kata Kunci : irigasi, pola tanam, kebutuhan air, harga air,Ponjong,Gunungkidul,DIY