Variasi suhu permukaan laut pada empat musim periode 2006-2009 di laut Jawa berdasarkan pengolahan citra modis
Adi Ramadhani, Drs. Retnadi Heru Jatmiko, M.Sc.
2010 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUHKondisi perairan Indonesia bersifat dinamis oleh adanya angin monsun yang bertiup. Angin tersebut mengakibatkan periode musim tertentu dengan faktor-faktor meteorologi dan oseanografi yang terjadi, seperti curah hujan, kecepatan angin, konsentrasi klorofil-a, dan tinggi muka laut. Karakter massa air yang paling berpengaruh terhadap hal tersebut adalah suhu permukaan laut (SPL). Selain dipengaruhi oleh musim, perairan Indonesia juga dipengaruhi oleh aktivitas ENSO. Laut Jawa adalah salah satu perairan yang mendapat pengaruh ini. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji perolehan SPL dari pengolahan citra MODIS dan menganalisis variasi SPL tersebut pada 4 musim di perairan utara Jawa Tengah yang merupakan bagian dari Laut Jawa. Kemudian menjelaskan kaitannya dengan parameter meteorologi dan osenografi yang berpengaruh, serta dengan hasil tangkapan ikan. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah mengekstraksi SPL dari citra MODIS menggunakan algoritma Brown and Minnet. Citra MODIS yang digunakan adalah perekaman harian dari Juni 2006 hingga Mei 2009. Peta SPL harian yang diperoleh dari citra SPL harian digabungkan menjadi peta SPL bulanan, kemudian menjadi peta SPL musiman. Nilai rata-rata SPL musiman juga diperoleh dari nilai rata-rata SPL harian berdasarkan citra SPL harian. Sedangkan untuk nilai rata-rata musiman parameter meteorologi dan oseanografi sebagai data yang akan dianalisis hubungannya dengan SPL diperoleh dari internet. Hasil korelasi nilai SPL dari pengolahan citra MODIS dengan data insitu diperoleh nilai R2 = 0,87 menunjukkan hubungan yang kuat sehingga data SPL dari pengolahan citra MODIS cukup dapat merepresentasikan kondisi sebenarnya. Untuk hasil analisis SPL memiliki variasi pada setiap musim. Untuk musim timur, rendahnya SPL dipengaruhi oleh pergerakan arus dingin karena adanya upwelling di perairan sebelah timur. Sedangkan pada musim barat dengan curah hujan tinggi dapat menurunkan SPL. Berbeda pada musim barat 2007 ketika terjadi aktivitas El Nino membuat SPL menjadi tinggi. Untuk musim peralihan, SPL lebih tinggi dikarenakan rendahnya curah hujan dan rendahnya kecepatan angin,. Terhadap klorofil-a, SPL memiliki hubungan yang terbalik. Namun berbeda pada musim barat 2007 saat El Nino terjadi, SPL tinggi, konsentrasi klorofil-a juga tinggi. Dan terhadap tinggi muka laut, SPL tidak memiliki hubungan pola dan kecenderungan pada 4 musim. Variasi SPL juga mempengaruhi hasil tangkapan ikan dimana pada musim timur memiliki jumlah tangkapan ikan yang cukup banyak oleh karena tingginya produktivitas primer perairan. Hal ini disebabkan arus dingin yang ada pada musim ini membawa banyak zat hara.
-
Kata Kunci : suhu permukaan laut, musim, citra MODIS,Laut Jawa