Analisis Metode Pelaksanaan dan Pengendalian Mutu Pekerjaan Perkerasan Kaku dengan Metode PDCA pada Proyek Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6
Keizha Zsada Ayomi Dewi, Ir. Teguh Sudibyo, S.T., M.T., Ph.D., IPU.
2025 | Tugas Akhir | D4 TEKNOLOGI REKAYASA PELAKSANAAN BANGUNAN SIPIL
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode
pelaksanaan serta pengendalian mutu pekerjaan perkerasan kaku pada Proyek
Pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen seksi 6, tepatnya pada Mainroad
At Grade sisi Off dari STA 1+910 hingga STA 2+110.
Metode PDCA (Plan, Do, Check, Action) diterapkan guna menjamin seluruh
tahap pelaksanaan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemeriksaan, hingga
tindak lanjut dilakukan sesuai dengan spesifikasi yang berlaku, sebagai upaya
untuk memastikan proyek tersebut dapat berfungsi dengan aman dan optimal.
Analisis berfokus pada pekerjaan perkerasan kaku, yang mencakup lapisan Tanah Dasar, Granular Selected Material, Lapis Fondasi Agregat kelas A, Lean Concrete, dan Perkerasan Rigid. Hasil analisis menunjukkan bahwa pelaksanaan pekerjaan sudah sesuai dengan Spesifikasi Umum Jasamarga Jalan Tol Yogyakarta-Bawen 2020, meskipun terdapat beberapa faktor penghambat yang perlu dilakukan mitigasi.
Pengendalian mutu dilakukan melalui serangkaian pengujian baik di lapangan maupun laboratorium. Selama proses tersebut, pengisian check sheet dilakukan secara rutin sebagai alat monitoring yang sistematis untuk mencatat hasil pemeriksaan dan kemajuan pekerjaan di lapangan. Faktor penghambat yang ditemukan dianalisis menggunakan metode 6M (man, method, material, machine, money, mother nature) sebagai upaya pencegahan terjadinya kendala di lapangan.
This study aims to
analyze the implementation methods and quality control of rigid pavement work
in the Yogyakarta-Bawen Toll Road Development Project Section 6, specifically
on the Mainroad At Grade Off side from STA 1+910 to STA 2+110. The PDCA (Plan, Do,
Check, Action) method is applied to ensure that all stages of execution, from
planning, implementation, inspection, to follow-up actions, are carried out
according to the applicable specifications, as an effort to guarantee that the
project can function safely and optimally.
The analysis focuses
on rigid pavement works, which include the layers of Subgrade Soil, Granular
Selected Material, Class A Aggregate Base Layer, Lean Concrete, and Rigid
Pavement. The results of the analysis show that the work implementation has
complied with the 2020 Jasamarga General Specifications for the
Yogyakarta-Bawen Toll Road, although there are several inhibiting factors that
require mitigation.
Quality control is
carried out through a series of tests conducted both in the field and in the
laboratory. During the process, check sheets are regularly completed as a
systematic monitoring tool to record inspection results and track the progress
of work on site. Any obstacles encountered are analyzed using the 6M method
(man, method, material, machine, money, mother nature) as a preventive measure
to avoid issues that may hinder the work in the field.
Kata Kunci : pengendalian mutu, perkerasan kaku, jalan tol