Laporkan Masalah

Karakteristik geokimia airtanah bebas di DAS Pesing Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta

Afrinia Lisditya Permatasari, Dra. Margaretha Widyastuti, M.T.

2009 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Karakteristik geokimia airtanah mempunyai potensi untuk mengetahui proses dan reaksi ksi yang terjadi antara airtanah dengan batuan penyusun akuifer. Pergerakan dan waktu tinggal air di dalam akuifer, akan mempengaruhi komposisi kimia airtanah. Proses interaksi antara airtanah dengan mineral penyusun batuan pada akuifer, dipengaruhi oleh kondisi geologi di suatu daerah. Penelitian di lakukan di Daerah Aliran Sungai Pesing, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul yang mempunyai variasi formasi geologi. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui komposisi unsur-unsur kimia utama airtanah serta mineral apa saja yang terkandung pada batuan penyusun akuifer dan mengetahui karakteristik geokimia airtanah. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode survei lapangan. Cara pengambilan sampelnya, dengan menggunakan metode purposive sampling. Metode purposive sampling digunakan untuk memperoleh variasi formasi geologi. Analisis yang digunakan yaitu diagram stiff, klasifikasi Szczukariew - Priklonski, bivariate plot dan software PHREEQ Interactive 2.11. Berdasarkan hasil analisis kualitas airtanah, kandungan unsur yang dominan pada daerah penelitian yaitu HCO3 dan Ca². Komposisi mineral yang terkandung pada daerah penelitian yaitu Feldspar/Plagioklas, Opak, Kwarsa, Gelas dan Hornblenda. Hasil analisis dari software PHREEQ Interactive 2.11, meliputi mineral Anhydrite, Aragonite, Calcite, Dolomite, Gypsum, Halite, Geothite, Hematite dan Quartz. Keberadaan mineral Calcite, Dolomite dan Aragonite menyebabkan kandungan unsur Ca²+ dan HCO3 pada airtanah di daerah penelitian cukup tinggi. Hal ini berkaitan dengan adanya kandungan mineral Feldspar/Plagioklas yang terdapat pada semua sampel batuan. Mineral Feldspar/Plagioklas akan berubah menjadi mineral karbonat. Mineral karbonat tersusun dari mineral Calcite, Dolomite dan Aragonite. Secara keseluruhan, berdasarkan klasifikasi Szczukariew Priklonski, evolusi geokimia airtanah tidak terjadi secara nyata. Daerah penelitian mempunyai komposisi unsur kimia yang seragam. Kandungan unsur yang dominan pada daerah penelitian yaitu unsur HCO3 dan Ca².

-

Kata Kunci : Geokimia, Airtanah Bebas, Airtanah, DAS Pesing,Bantul,DIY

  1. S1-2009-187183-Abstract.pdf  
  2. S1-2009-187183-Bibliography.pdf  
  3. S1-2009-187183-TableofContent.pdf  
  4. S1-2009-187183-Title.pdf