Laporkan Masalah

Sifat Fisiologis dan Karakteristik Tanaman Melon (Cucumis melo L.) 'Sweet Net 9' dalam Hidroponik NFT dengan Pemangkasan Daun di Bawah Buah dan Konsentrasi Penyemprotan Kalium Sulfat (K?SO?)

Mellinia Valentiningtyas Pramono, Dr. Ir. Endang Sulistyaningsih, M.Sc.; Prof. Dr. Ir. Rudi Hari Murti, S.P., M.P., IPM.

2025 | Tesis | S2 Agronomi

Pemangkasan dilakukan untuk mengurangi kompetisi antara organ sumber dan lubuk, mengarahkan asimilasi ke buah, dan meningkatkan kualitas buah. Seiring bertambahnya umur tanaman, penyerapan nutrisi menurun sehingga diperlukan aplikasi K?SO? secara foliar. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh pemangkasan daun di bawah buah dan aplikasi K?SO? terhadap peningkatan bobot dan kualitas buah. Penelitian berlangsung selama tiga bulan (Oktober–Desember 2024) di screenhouse Pondok Pesantren Aqwamu Qila, Bantul, Yogyakarta, dan analisis dilakukan di Laboratorium Manajemen Produksi Tanaman, Fakultas Pertanian UGM. Penelitian menggunakan rancangan split-plot dengan dua faktor: konsentrasi K?SO? (0, 1, 2, 3 g/L) sebagai plot utama dan pemangkasan daun (dengan/tanpa) sebagai sub-plot dengan 3 ulangan. Data dianalisis dengan ANOVA split-plot menggunakan R-studio, dan uji lanjut DMRT pada taraf kepercayaan 95%. Hasil menunjukkan bahwa pemangkasan daun di bawah buah yang dikombinasikan dengan penambahan K?SO? pada konsentrasi 2 g/L meningkatkan kandungan kalium buah mencapai 1,90%, namun memiliki kemanisan yang lebih rendah dibandingkan perlakuan lainnya yaitu 8,65 ?brix. Sedangkan, bobot segar buah, vitamin C, dan kekerasan buah tidak berbeda nyata tiap perlakuannya.

Kata kunci : foliar, K?SO?, melon, pemangkasan daun.

Leaf pruning was performed to reduce competition between source organs and sinks, direct assimilates toward fruit development, and improve fruit quality. As the plant ages, nutrient uptake declines, necessitating the foliar application of K?SO?. This study aimed to evaluate the effect of leaf pruning below the fruit and foliar K?SO? application on fruit weight and quality improvement. The experiment was conducted over a three-month period (October–December 2024) in a screenhouse at Pondok Pesantren Aqwamu Qila, Bantul, Yogyakarta, with subsequent analyses carried out at the Laboratory of Crop Production Management, Faculty of Agriculture, Universitas Gadjah Mada. A split-plot experimental design was employed, with two factors: K?SO? concentration (0, 1, 2, and 3 g/L) as the main plot and leaf pruning treatment (with or without pruning) as the subplot, each replicated three times. Data were analyzed using split-plot ANOVA in R-Studio, followed by Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) at a 95% confidence level. The results showed that leaf pruning below the fruit, combined with foliar application of K?SO? at 2 g/L, increased fruit potassium content to 1.90%. However, this treatment exhibited lower sweetness (8.65 °Brix) compared to other treatments. No significant differences were observed among treatments in terms of fresh fruit weight, vitamin C content, and fruit firmness.

Keywords : foliar, K?SO?, leaf pruning, melon.

Kata Kunci : foliar, K?SO?, melon, pemangkasan daun.

  1. S2-2025-526110-abstract.pdf  
  2. S2-2025-526110-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-526110-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-526110-title.pdf