Peran Keberfungsian Keluarga terhadap Perilaku Non-Suicidal Self Injury pada Mahasiswa yang Dimediasi oleh Perceived Stress
Rima Hariati, Prof. Dr. Tina Afiatin, M.Si., Psikolog
2025 | Tesis | S2 Psikologi
Mahasiswa dewasa awal merupakan kelompok yang rentan mengembangkan perilaku non-suicidal self injury (NSSI). Kondisi keluarga dan tingkat stres umumnya dilaporkan berkaitan dengan munculnya perilaku ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat peran keberfungsian keluarga terhadap perilaku NSSI melalui mediasi perceived stress. Partisipan penelitian ini adalah mahasiswa (N = 202) yang berada di rentang usia 18 hingga 29 tahun. Data dikumpulkan secara luring dengan menggunakan beberapa instrumen penelitian yaitu; skala Non-Suicidal Self Injury Function Scale (NSSI-FS), skala Family Assessment Device General Function (FAD-GF), dan skala The Perceived Stress (PSS-10). Analisis data menggunakan analisis mediasi dengan bantuan classical process model melalui perangkat lunak JASP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceived stress signifikan memediasi pengaruh keberfungsian keluarga terhadap perilaku NSSI pada mahasiswa dewasa awal. Temuan ini menekankan pentingnya pengembangan program promotif dan preventif berbasis keluarga untuk mencegah perilaku NSSI, serta intervensi individual yang berfokus pada peningkatan keterampilan pengelolaan stres pada mahasiswa.
University students are a group that is vulnerable for developing non-suicidal self injury (NSSI). Poor family functioning and stress are generally reported to be associated with NSSI. The purpose of this study is to examine the role of family functioning on NSSI behavior through the mediation of perceived stress. The participants of this study were students (N = 202) aged 18 to 29 years in Yogyakarta. Data was collected using several research instruments; the Non-Suicidal Self Injury Function Scale (NSSI-FS), the Family Assessment Device General Function (FAD-GF), and the Perceived Stress Scale (PSS-10). We analyzed the data using mediation analysis through classical process model in JASP software. Perceived stress was found to mediate the effect of family functioning on NSSI among emerging adult students. This finding can support the development of family-centered programs to reduce NSSI risk. In addition, individual interventions for university students may focus on stress management skills.
Kata Kunci : NSSI, keberfungsian keluarga, perceived stress, mahasiswa