Aspek-aspek Bioetis Dalam Pelayanan Pastoral Care (Pelayanan Kerohanian) Lintas Agama di Charitas Hospital Palembang
Teresia Sri Sumiyati, Dr. Dra. Retna Siwi Padmawati, M. A; Dr. CB. Kusmaryanto, SCJ
2025 | Tesis | MAGISTER BIOETIKA
Pelayanan pastoral care sebagai bentuk pelayanan kerohanian di Charitas Hospital Palembang
dilaksanakan secara holistik, dengan memperhatikan seluruh aspek
kehidupan pasien tanpa memandang latar belakang agama, suku, ras, atau
status sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan
menganalisis aspek-aspek bioetis yang muncul dalam pelayanan pastoral care lintas agama, khususnya dalam konteks rumah sakit Katolik yang melayani masyarakat pluralistik.
Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini melibatkan 24 informan yang terdiri dari petugas pastoral care rumah
sakit, pemuka agama lintas agama, tenaga kesehatan (dokter dan
perawat), direksi rumah sakit, serta pasien rawat inap. Teknik
pengumpulan data mencakup wawancara semi-terstruktur, observasi, dan
dokumentasi, yang kemudian dianalisis secara tematik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek-aspek bioetis seperti respect for autonomy, non-maleficence, beneficence, dan justice, telah diterapkan dalam pelayanan pastoral care,
meskipun masih dihadapkan pada tantangan keberagaman agama,
keterbatasan pelatihan, dan persepsi publik. Kombinasi prinsip-prinsip
bioetika Beauchamp dan Childress dengan etika perawatan rohani menurut
Sulmasy terbukti sangat relevan, karena mengutamakan pendekatan holistik
dan berpusat pada pasien. Pelayanan pastoral care lintas agama
yang mengindahkan etika dan bersifat inklusif mendukung perawatan
kesehatan yang lebih bermakna, manusiawi dan bermartabat.
Pastoral care services at Charitas Hospital Palembang are implemented holistically, addressing the physical, psychological, social, and spiritual needs of patients without regard to their religious, ethnic, or socio-economic backgrounds. This study aims to explore and analyze bioethical aspects embedded in interfaith pastoral care services, particularly within the context of a Catholic hospital serving a religiously diverse population.
Employing a descriptive qualitative approach, the study involved 24 informants, including hospital-based pastoral care staff, interfaith religious leaders, healthcare professionals (doctors and nurses), hospital executives, and hospitalized patients. Data were collected through semi-structured interviews, structured observations, and documentation, and analyzed thematically.
The findings reveal that core bioethical principles respect for autonomy, non-maleficence, beneficence, and justice are present in the implementation of interfaith pastoral care, though challenges such as religious diversity, limited training, and public perceptions persist. The integration of Beauchamp and Childress’s bioethical framework with Sulmasy’s spiritual care ethics provides a meaningful foundation for patient centered and holistic care. Ethical and inclusive interfaith pastoral care enhances the overall quality and humanistic value of healthcare delivery.
Kata Kunci : bioetika, pastoral care, lintas agama, pasien, rumah sakit, holistik