Strategi Transformasi Digital Tiongkok dalam Menghadapi Kompetisi Kecerdasan Buatan Global
Rizki Faisal Ali, Dr. Maharani Hapsari, S.IP., MA
2025 | Tesis | S2 Ilmu Hubungan Internasional
Tiongkok adalah negara yang beranjak menjadi besar. Tiongkok berupaya untuk mencapai tujuan nasional. Tujuannya adalah untuk mengambil alih kepemimpinan global AS dalam bidang AI. Tujuan tersebut dicapai melalui tiga strategi. Pertama, Tiongkok mengeluarkan rencana pengembangan industri AI. Strategi pertama ini melibatkan elit politik tertinggi Tiongkok, yaitu Xi Jinping dalam menentukan tujuan nasional dan lembaga negara dalam mengubah tujuan dan prioritas menjadi sebuah kebijakan. Kedua, Tiongkok menjalin ikatan dengan swasta melalui kebijakan industri sebagai intervensi negara terhadap pasar. Ketiga, Tiongkok memiliki birokrasi negara dalam memaksimalkan target pengembangan industri AI.
China is a major emerging power. China is striving to achieve its national goals. Its goal is to overtake the US's global leadership in AI. This goal is achieved through three strategies. First, China has issued an AI industry development plan. This first strategy involves China's highest political elite, namely Xi Jinping, in determining national goals and state institutions in translating these goals and priorities into policy. Second, China is fostering relationships with the private sector through industrial policy as a form of state intervention in the market. Third, China has state authority to maximize its AI industry development targets.
Kata Kunci : Tiongkok, Geopolitik, Kompetisi AI Global, Amerika Serikat, Negara Besar, Negara Beranjak Besar