Pengetahuan kesehatan reproduksi pelajar di kabupaten Sumbawa
Ade Irawan, Drs. Alip Sontosudarmo, M.S.; Agus Joko Pitoyo, S.Si.,M.Si.
2007 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANPengetahuan tentang kesehatan reproduksi pelajar merupakan segala sesuatu yang diketahui oleh pelajar mengenai permasalahan reproduksi. Dengan adanya pengetahuan yang benar mengenai kesehatan reproduksi dan bersumber dari informasi yang tepat dapat mengurangi resiko berbahaya terhadap perkembangan jiwa pelajar. Penelitian ini mengambil lokasi di Kecamatan Sumbawa, dan Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa Propinsi Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini ingin mencermati pengetahuan kesehatan reproduksi pelajar di Kabupaten Sumbawa. Oleh karena itu, untuk mengungkap fenomena pengetahuan kesehatan reproduksi pelajar, dirumuskan pertanyaan pokok: (1) Bagaimana gambaran pengetahuan kesehatan reproduksi pelajar di SMAN Moyo Hulu dan SMAN I Sumbawa Besar, Kabupaten Sumbawa? (2) Bagaimana gambaran pengetahuan kesehatan reproduksi pelajar pada program studi IPA dan program studi IPS di Kabupaten Sumbawa? (3) Bagaimana hubungan antara faktor sosio-demografi pelajar dengan pengetahuan kesehatan reproduksinya? (4) Bagaimana hubungan antara faktor lingkungan sosial pelajar dengan pengetahuan kesehatan reproduksinya? (5) Bagaimana hubungan antara faktor media massa dengan pengetahuan kesehatan reproduksi pelajar. Metode penelitian yang digunakan melalui survei lapangan dengan pengambilan data secara sampling. Melalui Survey lapangan terhadap pelajar kelas XI di SMAN 1 Sumbawa Besar dan SMAN Moyo Hulu diperoleh data kuantitatif tentang pengetahuan kesehatan reproduksi pelajar di Kabupaten Sumbawa. Analisa kuantitatif dilakukan dengan metode tabel frekuensi, skoring, rangking, Chi-Square dan Korelasi Product Moment. Dari hasil penelitian diketahui bahwa terdapat perbedaan pengetahuan kesehatan reproduksi antara pelajar SMAN 1 Sumbawa Besar dengan pelajar SMAN Moyo Hulu (a=0,05>0,000). Terdapat perbedaan pengetahuan kesehatan reproduksi pelajar berdasarkan program studinya di sekolah (a=0,05-0,024). Semakin tinggi kondisi sosio-ekonomi dan demografi pelajar di kabupaten Sumbawa, maka semakin tinggi pula pengetahuan kesehatan reproduksinya (rxy=0,458). Semakin baik kondisi lingkungan sosial pelajar, semakin tinggi pengetahuan kesehatan reproduksinya (r=0,197). Begitu pula dengan kebiasaan pelajar mengakses media massa, semakin sering pelajar mengakses media massa, semakin tinggi pula pengetahuan kesehatan reproduksinya (rxy=0,436). Kata Kunci: Pengetahuan, Kesehatan Reproduksi, Pelajar.
-
Kata Kunci : Kesehatan Reproduksi pelajar,Sumbawa, Nusa Tenggara Barat,NTB