Pengaruh Pemberian Pakan yang Berbeda terhadap Kualitas FIisik Telur Itik Magelang pada Fase Awal Produksi
Faza Lutfia Fitri, Dr. Ir. Heru Sasongko, M.P.
2025 | Skripsi | ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN
Itik Magelang merupakan
itik lokal yang memiliki produksi telur yang tinggi sehingga harus diimbangi
dengan pemilihan pakan yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh pemberian pakan yang berbeda terhadap kualitas fisik telur
itik Magelang pada fase awal produksi. Materi penelitian menggunakan 60 itik
Magelang berumur 18 minggu yang dipelihara Kandang Itik Bina Mandiri, Mungkid,
Magelang, Jawa Tengah. Itik dipelihara di kandang battery selama 4 bulan dibagi ke dalam 3 kelompok perlakuan dengan
5 kali pengulangan, setiap pengulangan terdiri dari 4 ekor itik Magelang.
Perlakuan penelitian ini adalah pakan buatan peternak (A), pakan rasional (B),
dan pakan komersial (C). Metode pengambilan data yaitu dengan cara mengumpulkan
telur selama 3 bulan dengan setiap bulan dilakukan analisis kualitas fisik
telur selama 3 hari berturut-turut. Data yang diambil adalah bobot telur,
indeks telur, indeks albumen, indeks yolk,
warna yolk, tebal kerabang, dan Haugh Unit (HU). Data yang diperoleh
dianalisis menggunakan Analisis Variansi Rancangan Acak Lengkap Pola Searah
menggunakan SPSS version 23.0. Nilai rerata yang menunjukkan perbedaan
nyata dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan yang berbeda berpengaruh nyata
(P<0>albumen,
dan warna yolk. Pakan komersial menghasilkan bobot telur, indeks telur, tebal
kerabang, dan warna yolk lebih tinggi dibandingkan dengan pakan rasional
dan pakan buatan peternak. Pakan rasional dapat meningkatkan indeks albumen
dibandingkan dengan pakan komersial dan pakan buatan peternak. Pemberian
ketiga pakan yang berbeda tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap indeks yolk dan haugh
unit. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian pakan
komersial dapat meningkatkan kualitas fisik itik telur Magelang.
The Magelang duck is a
local breed characterized by high egg production potential, which must be
supported through the provision of high-quality feed. This study aimed to
determine the effect of different feed types on the physical quality of
Magelang duck eggs during the early production phase. A total of 60 Magelang
ducks aged 18 weeks, were use in the research conducted in Itik Bina Mandiri
Farm, Mungkid, Magelang, Central Java. The ducks were kept in battery cages for
four months and divide in to three treatment groups with five replications, each
consisted of four Magelang ducks. The treatments were: farmer-made feed (A),
formulated feed (B), and commercial feed (C). Data collection was carried out
by collecting eggs over three months, with physical quality analyses including egg
weight, egg index, albumen index, yolk index, yolk color, shell thickness, and
Haugh Unit (HU). The data were analyzed using a One-Way Completely Randomized
Design Analysis of Variance (CRD) with SPSS version 23.0. Mean values that
showed significant differences were further analyzed using Duncan’s Multiple
Range Test. The results showed that dietary treatments significantly affected
(P<0>0.05) on yolk
index and Haugh Unit. Based on these findings, it can be concluded that both
commercial and formulated feeds can improve the physical quality of Magelang
duck eggs.
Kata Kunci : Itik Magelang, Kualitas Telur, Pakan