Laporkan Masalah

Hubungan infrastruktur transportasi dengan pusat kegiatan ekonomi di sub satuan wilayah pembangunan Karangmojo kabupaten Magetan

Agus Eko R. Pepekai, Drs. Irfan Yahya, M.S.; Luthfi Muta'ali, S.Si., M.SP.

2002 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAH

INTISARI Sub Satuan Wilayah Pembangunan Karangmojo merupakan salah satu wilayah pembangunan yang berada di Kabupaten Magetan Propinsi Jawa Timur Prioritas pengembangan wilayah ini adalah bidang ekonomi dan perdagangan. Pengembangan bidang ekonomi dan perdagangan terkait juga dengan bidang pembangunan lainnya, salah satunya adalah bidang transportasi. Berkaitan dengan hal tersebut penelitian ini mengkaji hubungan infrastruktur transportasi dengan pemusatan kegiatan ekonomi di sub SWP Karangmojo. Tujuan dari penelitian ini adalah pertama mengetahui variasi kondisi infrastruktur transportasi, kedua menentukan lokasi pusat kegiatan ekonomi, dan ketiga mengetahui hubungan variasi kondisi infrastruktur transportasi dengan keberadaan pusat kegitan ekonomi di sub SWP Karangmojo. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Analisis kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder pada unit analisis tingkat desa dan analisis deskriptis analitis. Analisis kuantitatif yang dipergukanan yaitu: metode skalogram, analisis grafik, dan perhitungan interaksi gravitasi. Sedangkan pembuktian hipotesis menggunakan uji statistik Anova satu jalan, uji t independen dan korelasi produk moment person. Hasil penelitian menampilkan sebagian besar desa-desa pada wilayah sub SWP Karangmojo memiliki tingkat aksesibilitas yang rendah. Dalam bidang infrastruktur transportasi menunjukkan sebagian besar desa-desa pada wilayah penelitian memiliki kondisi infrastruktur transportasi yang kurang. Hasil penelitian juga menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kondisi infrastruktur transportasi antar wilayah kecamatan di kecamatan SWP Karangmojo. Penentuan lokasi pusat kegiatan ekonomi di sub SWP Karangmojo berdasarkan hirarki pusat kegiatan ekonomi, terbagi atas tiga hirarki yaitu: pusat kegiatan ekonomi utama sebanyak delapan desa, pusat kegiatan ekonomi menengah sebanyak dua puluh empat desa, dan pusat kegiatan ekonomi bawah sebanyak delapan belas desa. Berdasarkan lokasinya diketahui terdapat perbedaan yang signifikan antara lokasi kegiatan ekonomi pada wilayah yang terlayani angkutan umum dengan wilayah yang tidak terlayani angkutan umum di sub SWP Karangmojo. Di mana sebagian besar lokasi pusat kegiatan ekonomi utama berada di wilayah yang terlayani transportasi angkutan umum. Penelitian ini juga menampilkan bahwa kondisi infrastruktur transportasi mempunyai korelasi positif dengan keberadaan lokasi pusat kegiatan ekonomi di sub SWP Karangmojo. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka kondisi infrastruktur yang baik sangat mendukung keberadaan pusat kegiatan ekonomi utama. Sehingga perlunya pembangunan infrastruktur transportasi secara terpadu yang dikaitkan dengan keberadaan lokasi pusat kegiatan ekonomi di Sub Satuan Wilayah Pembangunan Karangmojo.

-

Kata Kunci : Infrastruktur transportasi,Pusat kegiatan ekonomi,Magetan,Jawa Timur

  1. S1-2002-101057-Abstract.pdf  
  2. S1-2002-101057-Bibliography.pdf  
  3. S1-2002-101057-TableofContent.pdf  
  4. S1-2002-101057-Title.pdf