Laporkan Masalah

ANALISIS FINANCIAL DISTRESS DENGAN MODEL ALTMAN Z-SCORE PADA PT ABC

Nadhira Larasati, Choirunnisa Arifa, S.E., M.Sc., Ph.D., Ak., CA.

2025 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi kebangkrutan dan kondisi keuangan PT ABC selama periode 2019–2023 serta memproyeksikan tingkat kesehatan finansial perusahaan hingga tahun 2028 menggunakan model Altman Z-Score tahun 1983 untuk perusahaan nonpublik. Permasalahan yang diangkat berkaitan dengan penurunan kinerja keuangan, peningkatan kewajiban, serta akumulasi kerugian yang menandakan potensi financial distress yang perlu ditangani secara strategis. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran (mixed methods) dengan desain explanatory sequential. Tahap pertama dilakukan analisis kuantitatif berdasarkan lima rasio keuangan Z-Score (X?–X?) terhadap laporan keuangan PT ABC, yang kemudian dilanjutkan dengan studi kualitatif melalui wawancara dan analisis dokumen untuk mendalami faktor-faktor penyebab serta strategi perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT ABC berada dalam kondisi financial distress selama periode 2019–2023 dengan nilai Z-Score yang rendah dan konsisten di bawah ambang batas aman. Namun, proyeksi hingga 2028 menunjukkan tren peningkatan skor secara bertahap, terutama didorong oleh strategi restrukturisasi utang, konversi sebagian liabilitas menjadi ekuitas, efisiensi biaya, serta transisi menuju operasi mandiri. Pada tahun 2028, nilai Z-Score diperkirakan mencapai 1,283 yang menempatkan perusahaan pada grey zone. Temuan ini mengindikasikan bahwa PT ABC memiliki peluang untuk keluar dari kondisi krisis apabila strategi pemulihan dijalankan secara konsisten dan adaptif terhadap risiko eksternal.

This study analyzes the bankruptcy potential and financial condition of PT ABC during the period 2019–2023, as well as projects the company's financial health through 2028 using the 1983 Altman Z-Score model for non-public companies. The issues examined relate to declining financial performance, increasing liabilities, and the accumulation of losses, all of which indicate a state of financial distress that must be addressed strategically. This research employs a mixed methods approach with an explanatory sequential design. The first stage involves quantitative analysis based on the five financial ratios of the Z-Score model (X?–X?) using PT ABC's financial statements, followed by a qualitative phase through interviews and document analysis to explore the underlying causes and the company's strategic responses. The findings reveal that PT ABC was in a state of financial distress throughout 2019–2023, with consistently low Z-Score values that consistently fell below the safe threshold. However, projections up to 2028 indicate a gradual improvement in scores, primarily driven by debt restructuring strategies, partial conversion of liabilities into equity, cost efficiency measures, and a transition toward independent operations. By 2028, the Z-Score is projected to reach 1.283, placing the company in the grey zone. These results suggest that PT ABC has a realistic opportunity to recover from financial distress, provided that its recovery strategies are implemented consistently and adaptively in response to external risks.

Kata Kunci : Altman Z-Score, financial distress, kebangkrutan, proyeksi keuangan

  1. S2-2025-529850-abstract.pdf  
  2. S2-2025-529850-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-529850-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-529850-title.pdf