Penyusunan peta pariwisata kawasan wisata pantai Parangtritis kabupaten Bantul propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dengan teknik otomasi kartografi
Agung Setyawibowo, Drs. Mas Sukoco, M.Sc.; Drs. Nurul Khakhim, M.Si.
2002 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUHPenelitian bertujuan menyusun peta wisata Kawasan Wisata Parangtritis Kecamatan Kretek Kabupaten Bantul Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang pada saat ini peta tersebut belum tersedia secara baik. Skala peta yang disusun adalah skala 1: 15.000 dengan menerapkan sistem otomasi kartografis. Isi informasi meliputi objek wisata, sarana dan prasarana pendukung pariwisata. Metode yang digunakan adalah metode kompilasi data grafis dengan beberapa teknik otomasi menggunakan perangkat lunak AutoCAD sebagai masukan data grafis, ArcInfo masukan database, dan ArcVIEW untuk desain dan produksi peta. Analisa data dalam penelitian ini terbagi ke dalam dua cara, yaitu analisa deskriptif meliputi pengelompokkan data berdasarkan tipe atau jenis data yang diperoleh, dan analisa kuantitatif yang meliputi analisa data berdasarkan besaran atau tingkatan datanya. Data hasil analisa diorganisasikan berdasarkan topologinya, kemudian dirancang bentuk simbol yang cocok terhadap variabel kesan visual yang ditonjolkan pada peta, sehingga peta yang dihasilkan dapat lebih representatif dan mudah dibaca. Penyusunan peta dilakukan dengan pendekatan kartografis melalui survei geografis daerah penelitian, meliputi komponen-komponen kepariwisataan. Pemilihan simbol untuk disain peta pariwisata yang dihasilkan didasarkan pada persepsi umum publik dan wisatawan. Simbol titik piktorial pada peta hasil lebih mudah dirancang secara digital dengan sebagian besar simbol merujuk pada simbol ESRI. Demikian pula dengan ukuran, sebaran dan pemberian warna simbolnya. Sedangkan aspek generalisasi peta lebih banyak dilakukan pada posisi dan ukuran objek secara umum, terutama akibat sebaran data kepariwisataan di daerah penelitian yang terakumulasi secara dominan di sepanjang jalan dan terkonsentrasi di sekitar objek wisata utama. Peta hasil penelitian dapat dimanfaatkan dalam studi pengembangan jalur wisata, arah dan potensi pengembangan kawasan wisata, serta arahan perletakan sarana dan prasarana wisata yang baik. Secara periodik, peta hasil juga dapat diperbaharui, baik data grafis, maupun database keruangannya. Untuk keperluan pengguna, peta tersebut dapat dicetak secara cepat dengan plotter, sedangkan untuk keperluan produksi peta dalam jumlah yang banyak dengan mesin cetak, maka peta manuskrip dapat dibuat pula dengan cepat dan mudah.
-
Kata Kunci : Penyusunan peta pariwisata,Otomasi kartografi,Kretek,Bantul,DIY