Isolasi, identifikasi, dan uji kepekaan anti bakteri dan anti jamur terhadap megabacterium
CANDRARISNA, Miranti, Dr.drh. Edi Boedi Santosa, MP
2004 | Tesis | S2 Sain VeterinerPenehtian ini bertujuan untuk melakukan isolasi, identifikasi dan uji kepekaan terhadap beberapa obat anti bakterial dan anti jamur terhadap Megabacterium. Isolasi bakteri dilakukan dengan cara mengambil sampei dari feses burung kenari yang diduga positif terinfeksi megabacterium. Swab steril yang telah dioleskan pada feses di kloaka burung kenari, dimasukkan ke dalam tabung steril kemudian ditanam pada media-media antara lain : BHI Agar, Brucella Agar MRS dan media khusus yang terdiri dari : MRS, NBCS 20%, dan Sakarosa 5% dan kemudian diinkubasikan pada suhu 37 'C selama 24-48 jam dalam suasana anaerob. Setelah didapatkan kultur murni dari penanaman bakteri, dilakukan identifikasi dan karakterisasi bakteri dengan cara pemeriksaan mikroskopis dan pengujian sifat biokimiawi. UJi sensitivitas terhadap bakteri dilakukan dengan Ampisilin, Enrofloksasin, Eritromisin, Klindamisin, Kloramfenikol, Streptomisin, Tefrasiklin, Gnseofulvin, Ketokonazol dan Nystatin. Pengujian kepekaan beberapa obat tersebut dilakukan dengan metode penghambatan dish. Hasil yang diperoleh dapat dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dapat diisolasi megabacterium yang mempunyai sifat-sifat biokimiawi sebagai berikut : dapat memfermentasikan glukosa, sukrosa, manitol, dan tidak memfermentasikan laktosa dan maltosa, serta menunjukkan hasil reaksi negatif pada uji Indol, MR-VP,Citrat (IMViC) dan Urea. Hasil pemeriksaan mikroskopis menunjukkan bahwa Megabacterium adalah bakteri berbentuk batang memanjang, gram positif dan tahan asam. Hasil uji sensitivitas menunjukkan bahwa megabacterium resisten terhadap Ampisilin, dan sensitif terhadap Enrofloksasin, Klindamisin, Kloramfenikol, Eritromisin, Tetrasiklin dan Streptomisin. Megabacterium juga sensitif terhadap obat anti jamur: Griseofulvin, Nystatin, dan Ketokonazol.
This study aims at performing isolation, identification and sensitivity testing of various types of anti bacterial dan anti fungal agent against Megabacterium. Bactenal isolation is performed by taking sample of canary's bird's faeces supposedly to be positively infected by Megabacterium. A sterile swab that has l^en smeared at the of at the canary bird's cloaca, is put into a sterile tube and then put in media such as : BHJ Agar, Brucella Agar, MRS Agar. and si^ial media that consist of: MRS, NBCS 20% and Saccharosa 5%, and then incubated at temperature 3rc for 24 to 48 hours in anaerobic condition. When pure culture IS obtained from the bacterial planting,bacterial identification and characterization IS performed by microscopic observation and biochemical testing. Sensitivity testing of the bacteria is performed by Ampicillin, Enrofloxacin, Erithromicin Uin^mycin, Chloramphenicol, Streptomycin, Tetracyclin, Griseofulvin' Ketokonazol and Nystatin. Sensitivity testing of the agents is performed by dish inhibition method. The result can be analyzed descriptively. Based on the result of the study, isolation of is made for the megabacterium having the following biochemical characters : being able to ferment glucose, sucrose and manitol, and not fermenting lactose and maltose and showing negative reaction in Indol test, MR-VP, Citrate (IMViC) and Urea, microscopic observation suggest that megabacterium is a long bar-shaped bactery positive Gram and acid resistant. Sensitivity test suggest that megabacterium is resistant to Ampicillin, and sensitive to Enrofloxacin, Erithromicin, Clyndamicin, Chloramphenicol, Tetracyclin and Streptomycin. Megabacterium is also sensitive to ami fiinga! agents : Griseofulvin, Nystatin, and Ketokonazol.
Kata Kunci : Penyakit Hewan,Bakteri Megabacterium,Isolasi Identifikasi dan Uji Kepekaan