ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU AMAN BERKENDARA PADA SOPIR MOBIL TANGKI DI PT X
Nurwahidah, Prof. Dra. Yayi Suryo Prabandari, M.Si., Ph.D ; Ari Prayogo Pribadi, S.T., M.T., Ph.D
2025 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat
Latar Belakang: Perilaku aman berkendara merupakan bentuk kepatuhan sopir terhadap peraturan lalu lintas dan prinsip keselamatan kerja guna meminimalkan risiko kecelakaan. Sopir mobil tangki termasuk kelompok pekerja yang memiliki tingkat risiko tinggi, mengingat beban kerja serta tanggung jawab terhadap distribusi bahan bakar yang berbahaya. Data internal PT X menunjukkan peningkatan jumlah kecelakaan kerja dari 2 kasus pada tahun 2020 menjadi 17 kasus pada tahun 2023, kondisi ini menunjukkan perlunya analisis lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku aman berkendara pada sopir mobil tangki.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Penentuan jumlah sampel menggunakan simple random sampling sebanyak 80 sopir mobil tangki. Data diperoleh melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis dilakukan secara univariat, bivariat, dan multivariat.
Hasil: Analisis uji bivariat menunjukkan bahwa masa kerja, pengetahuan, dan peran manajemen memiliki hubungan signifikan dengan perilaku aman berkendara (p<0 p=0,002; OR=10,235), p=0,034; OR=4,743) p=0,004; OR=0,110) p=0,059; OR=3,760),>
Kesimpulan: Pengetahuan menjadi faktor paling dominan, dan peran manajemen. Dukungan keluarga menunjukkan pengaruh negatif. Masa kerja cenderung meningkatkan keterampilan, meski tidak signifikan. PT X perlu memperkuat pengawasan, pelatihan, dan sistem reward–punishment.
Kata Kunci: Perilaku aman berkendara, masa kerja, pengetahuan, dukungan keluarga, peran manajemen
Background: Safe driving behavior reflects drivers’ compliance with traffic regulations and occupational safety principles to minimize accident risks. Tanker truck drivers are considered a high-risk group due to heavy workloads and responsibilities in transporting hazardous fuels. Internal data from PT X reported an increase in workplace accidents from 2 cases in 2020 to 17 cases in 2023, indicating the need for further analysis. This study aims to analyze factors associated with safe driving behavior among tanker truck drivers.
Methods: This research employed a cross-sectional design with a quantitative approach. A total of 80 tanker truck drivers were selected through simple random sampling. Data were collected using a validated and reliable questionnaire, and analyzed through univariate, bivariate, and multivariate methods.
Results: Bivariate analysis showed significant associations between safe driving behavior and length of service, knowledge, and management role (p< 0 p=0.002; OR=10.235) p=0.034; OR=4.743) p=0.004; OR=0.110) p=0.059; OR=3.760)>
Conclusion: Knowledge was the most dominant factor influencing safe driving behavior, followed by management role. Family support showed a significant negative effect. Although not statistically significant, longer tenure tended to enhance drivers' skills. PT X is advised to strengthen supervision, improve training quality, and optimize the reward–punishment system.
Keywords: Safe driving behavior, length of service, knowledge, family support,management role
Kata Kunci : Kata Kunci: Perilaku aman berkendara, masa kerja, pengetahuan, dukungan keluarga, peran manajemen/Keywords: Safe driving behavior, length of service, knowledge, family support, management role