Intervensi Kesehatan yang Efektif Menurunkan Stigma Masyarakat tentang Orang dengan Gangguan Jiwa: Scoping Review
Adhi Fajar Putranto, Dr. Ibrahim Rahmat, S.Kp., S.Pd., M.Kes.; Ema Madyaningrum, S.Kep., Ns., M.Kes., Ph.D.
2025 | Tesis | S2 Magister Keperawatan
Latar belakang:
Stigma terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) menjadi hambatan utama dalam
akses layanan, proses pemulihan, serta memperburuk diskriminasi sosial.
Pendidikan kesehatan jiwa terbukti mampu meningkatkan pemahaman dan mengurangi
stigma, namun kajian sistematis terkait bentuk intervensinya masih terbatas.
Tujuan:
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi intervensi kesehatan yang
dapat menurunkan stigma masyarakat tentang ODGJ berdasarkan scoping review.
Metode:
Studi ini menganalisis empat artikel ilmiah yang diperoleh dari database Proquest,
Scopus, dan Sciencedirect. penelusuran dilakukan menggunakan
kerangka Population, Concept, dan Context dengan kata kunci “community”
and “mental health education” and “stigma”. Kriteria inklusi
meliputi artikel berbahasa Inggris, terbit tahun 2020-2025, dengan desain studi
kuantitatif, kualitatif, maupun campuran, serta dapat diakses penuh. Analisis
dan ekstraksi data dilakukan sesuai Preferred Reporting Items for
Systematic Reviews and Meta-Analyses dan dilakukan critical appraisal
menggunakan Crowe Critical Appraisal Tool.
Hasil:
Terdapat 2.509 artikel yang ditemukan, setelah dianalisis artikel yang eligible
sebanyak 4 artikel. Scoping review ini menunjukkan bahwa intervensi
kesehatan berupa intervensi digital berbasis teknologi; intervensi dukungan sosial dan
kolaboratif; intervensi pendidikan aktif dan partisipatif; dan intervensi
psikoedukasi dan psikoterapeutik dapat
menurunkan stigma terhadap ODGJ.
Kesimpulan: Intervensi kesehatan berbasis digital maupun konvensional, terbukti efektif menurunkan stigma terhadap ODGJ. Pendekatan digital unggul dalam jangkauan luas dan aksesibilitas, sedangkan pendekatan konvensional lebih efektif membangun empati dan dukungan sosial jangka panjang.
Background:
Stigma against people with mental disorders is a major barrier to accessing
services, recovery processes, and exacerbates social discrimination. Mental
health education has been proven to improve understanding and reduce stigma,
but systematic reviews of the forms of intervention are still limited.
Objective:
This study aims to identify health interventions that can reduce community
stigma toward people with mental disorders based on a scoping review.
Methods:
This study analyzed four scientific articles obtained from the Proquest,
Scopus, and Sciencedirect databases. The search was conducted using the
Population, Concept, and Context framework with the keywords “community,”
“mental health education,” and “stigma.” Inclusion criteria included
English-language articles published between 2020 and 2025, with quantitative,
qualitative, or mixed study designs, and full text access. Data analysis and
extraction were conducted according to the Preferred Reporting Items for
Systematic Reviews and Meta-Analyses, and critical appraisal was performed
using the Crowe Critical Appraisal Tool.
Results: A
total of 2,509 articles were identified, and after analysis, 4 articles were
deemed eligible. This scoping review indicates that health interventions such
as technology-based digital interventions; social support and collaborative
interventions; active and participatory educational interventions; and
psychoeducational and psychotherapeutic interventions can reduce stigma toward people
with mental disorders.
Conclusion: Both
digital and conventional health interventions have been proven effective in
reducing stigma toward people with mental disorders. Digital approaches excel
in terms of broad reach and accessibility, while conventional approaches are
more effective in building empathy and long-term social support.
Kata Kunci : ODGJ, Pendidikan Kesehatan Jiwa, Stigma Masyarakat, Scoping Review