Laporkan Masalah

Evaluasi Dampak Digitalisasi terhadap Persepsi Efektivitas dan Efisiensi Kinerja Pegawai: Retrospevtive Study pada Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kota Kotamobagu

AL MUTAWAKKIL, Akhmad Akbar Susamto, S.E., M.Phil., Ph.D.

2025 | Tesis | S2 Magister Ek.Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak digitalisasi terhadap kinerja pegawai di Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kota Kotamobagu, dengan fokus pada dua indikator utama, yaitu persepsi efektivitas dan efisiensi kerja. Transformasi digital dalam sektor publik diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, mempercepat proses layanan, dan menyederhanakan birokrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap pegawai BPKD, serta menerapkan uji paired t-test dan regresi linier untuk mengukur perubahan persepsi kinerja sebelum dan sesudah digitalisasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi memberikan dampak positif dan signifikan terhadap peningkatan persepsi efektivitas dan efisiensi pegawai. Selain itu, ditemukan bahwa faktor-faktor, seperti usia, lama bertugas, tempat tugas, dan jenis kelamin turut memengaruhi tingkat perubahan persepsi kinerja. Penelitian ini juga mengungkap bahwa perbedaan antarunit kerja dapat menciptakan variasi dalam keberhasilan digitalisasi. Temuan tersebut menegaskan bahwa digitalisasi bukan hanya persoalan teknologi, tetapi juga terkait dengan kesiapan sumber daya manusia dan dukungan kelembagaan.

Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya strategi digitalisasi yang disertai dengan penguatan kapasitas pegawai, adaptasi budaya kerja, dan monitoring yang berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan publik dan studi ekonomi pembangunan, khususnya dalam konteks reformasi birokrasi berbasis teknologi. Saran bagi penelitian selanjutnya adalah perlunya pendekatan campuran dan studi lintas instansi untuk menangkap dinamika digitalisasi secara lebih komprehensif.

This study aims to evaluate the impact of digitalization on employee performance at the Regional Financial Management Agency (BPKD) of Kotamobagu City, focusing on two key indicators: perceived effectiveness and efficiency. Digital transformation in the public sector is expected to improve productivity, accelerate service processes, and streamline bureaucracy. This research employs a quantitative approach through a survey of BPKD employees, and applies paired t-tests and linear regression to measure changes in performance perceptions before and after digitalization.

The results indicate that digitalization has a positive and significant impact on enhancing employees’ perceptions of both effectiveness and efficiency. Additionally, the study finds that factors, such as age, length of service, position, and gender influence the degree of change in performance perception. It also reveals that differences across work units contribute to varying levels of success in digitalization implementation. These findings affirm that digitalization is not merely a technological issue but also closely tied to human resource readiness and institutional support.

The implications of this research highlight the importance of digital strategies accompanied by employee capacity-building, work culture adaptation, and continuous monitoring. This study contributes to public policy development and the field of development economics, particularly in the context of technology-driven bureaucratic reform. Future studies are recommended to adopt mixed-method approaches and cross-institutional comparisons to capture the dynamics of digitalization more comprehensively.

Kata Kunci : Digitalization, employee performance, effectiveness, efficiency, development economics, BPKD Kotamobagu.

  1. S2-2025-530955-abstract.pdf  
  2. S2-2025-530955-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-530955-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-530955-title.pdf