HUBUNGAN ANTARA LITERASI KESEHATAN DENGAN STATUS HIPERTENSI PADA MAHASISWA UNIVERSITAS GADJAH MADA
Yolanda Syifa Nurlita, Dr. Dra. Retna Siwi Padmawati, M.A.; Dr. Supriyati, S.Sos, M.Kes
2025 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat
Latar belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan, termasuk di Indonesia, dan ditemukan juga pada mahasiswa UGM, di mana 25,9?ri mereka terdeteksi mengalami hipertensi derajat 1. Gaya hidup tidak sehat yang umum di kalangan mahasiswa menjadi faktor risiko utama kondisi ini. Peningkatan literasi kesehatan menjadi langkah penting dalam pencegahan hipertensi, karena kemampuan memahami dan mengelola informasi kesehatan dapat mendorong perilaku hidup sehat. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis hubungan antara literasi kesehatan terkait hipertensi dengan status hipertensi pada mahasiswa Universitas Gadjah Mada.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel pada penelitian ini adalah Mahasiswa strata-1 UGM sebanyak 200 responden yang ditarik dengan metode convenience sampling. Penelitian dilakukan dengan pengisian kuesioner literasi kesehatan HLS-EU-Q47 dan pengukuran tekanan darah menggunakan tensimeter aneroid atau digital. Uji analisis yang digunakan antara lain uji unvariabel, chi-square, dan regresi logistik.
Hasil: Hasil menunjukkan tingkat literasi kesehatan mahasiswa masih bermasalah (51%), dan hanya 6,5% yang tergolong memuaskan. Sebanyak 22,5% mengalami hipertensi. Literasi kesehatan dengan status hipertensi memiliki hubungan yang tidak signifikan (p > 0,05). Namun, dua sub-dimensi, mencari informasi (OR=2,49 dan p-value 0,02) dan menilai informasi kesehatan (OR=2,24 dan p-value 0,04) memiliki hubungan yang signifikan terhadap kejadian hipertensi setelah dikontrol dengan variabel perancu, yaitu jenis kelamin, IMT, dan riwayat hipertensi.
Kesimpulan: Tingkat literasi kesehatan mahasiswa UGM masih perlu ditingkatkan, terutama pada aspek mencari dan menilai informasi kesehatan. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan literasi kesehatan yang lebih terarah dan kontekstual sebagai bagian dari upaya pencegahan hipertensi di kalangan mahasiswa.
Background: Hypertension is one of the leading causes of death and disability worldwide, including in Indonesia. At Universitas Gadjah Mada (UGM), 25.9% of students have been diagnosed with stage 1 hypertension. Unhealthy lifestyles are common among university students, serve as key risk factors for this condition. Improving health literacy is a critical step in preventing hypertension, as the ability to understand and manage health information supports healthy behavior. This study aims to analyze the relationship between health literacy related to hypertension and hypertension status among students at Universitas Gadjah Mada.
Methods: This research is a quantitative study with a cross-sectional design. The sample in this study were 200 UGM undergraduate students who were drawn by convenience sampling method. The research was conducted by filling out the HLS-EU-Q47 health literacy questionnaire and measuring blood pressure using an aneroid or digital tensimeter. Analytical tests that will be used in processing the data of this study include the unviariable test, chi-square, and logistic regression.
Results: The findings revealed that 51% of students had problematic levels of health literacy, and only 6.5?monstrated satisfactory literacy. A total of 22.5% of respondents were identified as having hypertension. There was no significant relationship between overall health literacy and hypertension status (p > 0.05). However, two sub-dimensions finding health information (OR=2,49 dan p-value 0,02) and judging health information (OR=2,24 dan p-value 0,04) showed a significant association with the occurrence of hypertension after controlling by variables confounding, gender, BMI, and hypertension history.
Conclusion: Health literacy among UGM students remains insufficient, particularly in the areas of seeking and evaluating health information. These findings highlight the importance of strengthening targeted and contextual health literacy as a preventive effort against hypertension among university students.
Kata Kunci : hipertensi, Health Promoting University, literasi kesehatan, mahasiswa, pencegahan hipertensi