Laporkan Masalah

Pengaruh pengeluaran pemerintah bidang kesehatan dan pendidikan terhadap indeks pembangunan manusia di Provinsi Sulawesi Utara

Sitti Wahyuni Paputungan, Amirullah Setya Hardi, S.E., Cand.Oecon., Ph.D

2025 | Tesis | S2 Magister Ek.Pembangunan

Pembangunan manusia tidak semata-mata hanya di ukur dari tingkat pertumbuhan ekonomi, akan tetapi harus berfokus pada peningkatan kualitas hidup manusia itu sendiri. Pembangunan manusia di ukur melalui tiga aspek utama, yaitu: hidup sehat, pengetahuan dan kehidupan yang layak. IPM kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Utara dalam kurun waktu 2017--2023 terus meningkat, yakni rata-rata 0,74 atau 1,03% per tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh belanja bidang kesehatan dan pendidikan terhadap indeks pembangunan manusia. Populasi dalam penelitian ini meliputi keseluruhan daerah kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Utara. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis dalam poenelitian ini menggunakan metode regresi data panel dengan menggabungkan data time series dan cross section. Hasil analisis menunjukkan model terbaik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Random effect model (REM). Hasil pengujian pada uji statistik F (simultan) terdapat hubungan antar variabel. Pada uji statistik t (parsial) menunjukkan belanja bidang kesehatan dan belanja bidang pendidikan berpengaruh positif  dan signifikan terhadap indeks pembangunan manusia. Produk domestik regional bruto per kapita berpengaruh positif dan signifikan terhadap indeks pembangunan manusia. Tingkat pengangguran terbuka tidak berpengaruh signifikan terhadap indeks pembangunan manusia. Pada uji koefisien determinan variabel independen dapat menjelaskan variabel dependen sebesar 48,61?n sisanya 51,39?pat dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan ke dalam  model pada penelitian ini.

Human development is not solely measured by the level of economic growth, but must focus on improving the quality of human life it self. Human development is measured through three main aspect, namely healthy lliving, knowledge and a decent life. The HDI of districts/citiesin North Sulawesi Province in the period 2017 - 2023 continues to increase, namely an average of 0,74 or 1,03% per year. This study aims to test the effect of health and education spending on the human development index. The population in this study includes all district/cities in North Sulawesi Province. This study uses a quantitative method with Analysis in this study using the panel data regression method by combining time series and cross-section data. The results of the analysis show that the best model used in this study is the random effect model. The results of the F (simultaneous) statistical test show a relationship between variables. The t (partial) statistical test shows that health spending and education spending have a positive and significant effect on the human development index. Gross regional domestic product per capita has a positive and significant effect on the human development index. Meanwhile, the open unemployment rate does not have a significant effect on the human development index. In the efficiency test, the independent variables can explain the dependent variable by 48,61% and 51,39% is explained by other variables not included in the model in this study.

Kata Kunci : Indeks pembangunan manusia, belanja kesehatan, belanja pendidikan, regresi data panel / Human development index, health expenditure, education expenditure, panel data regression

  1. S2-2025-530879-abstract.pdf  
  2. S2-2025-530879-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-530879-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-530879-title.pdf