Penerapan jaringan syaraf tiruan untuk simulasi gejala penyakit telinga hidung tenggorokan (THT)
RAHMADWATI, Dr.Ir. Thomas Sri Widodo, DEA
2004 | Tesis | S2 Teknik Elektro (Magister Teknik Instrumentasi)Penelitian ini bertujuan untuk merancang suatu system diagnosis penyakit THT yang efesien dan tepat sehingga diperoleh penanganan yang memadai dengan memanfaatkan Jaringan Syaraf Tiruan. Hipotesis yang diajukan adalah : (1) Identifikasi penyakit telinga, hidung dan tenggorokan menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan merupakan system yang efesien dan optimal ; (2) Sistem ini dapat digunakan sebagai alat bantu diagnosis dokter dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini menggunakan program Matlab untuk identifikasi penyakit THT berdasarkan gejala-gejala penyakit tersebut. Dengan masukan 19 neuron untuk penyakit tenggorokan, 17 neuron untuk penyakit hidung dan 11 neuron untuk penyakit telinga. Pembelajaran oleh jaringan syaraf tiruan dilakukan dengan memberikan himpunan polapola masukan sebagai pelatihan pada sistem, selanjutnya dilakukan pengujian jaringan yang sudah terlatih. Untuk tiap satu pola pengujian akan diperoleh satu vektor keluaran Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase rata-rata keberhasilan system jaringan syaraf tiruan dalam mengenali penyakit THT untuk penyakit tenggorokan 96,36 %, untuk penyakit telinga 95,71% dan untuk penyakit hidung 98 %.
The aim of this research is design diagnosis system THT disease in accuracy and efesien thus by applying artificial neural network. Hypothesis of this research is (1) Identification of ear, nose and throat disease by artificial neural network is efficiency and optimal system (2) This system can use diagnosis tools for doctor to make a decision. Program for this research is Matlab for identification THT disease based on disease syndrome. For input throat disease is 19 neuron, input nose disease is 17 neuron and for input ear disease is 11 neuron. Learning of artificial neural network by giving input models for training system. Each model tested gets one vector output. Result of research shows average percentage of artificial neural network system successfulness’ in identity THT disease for throat disease 96,36 % , for ear disease 95,71% and for nose disease 98%.
Kata Kunci : Jaringan Syaraf Tiruan,Simulasi Penyakit,THT,Artficial Neural Network, Identification Ear, Nose amd Throat Disease