Laporkan Masalah

Rasio Laktat/Albumin Sebagai Prediktor Mortalitas Pasien Sepsis

Dania Saraswati, Dr. dr. Umi Solekhah Intansari, M.Kes., Sp.PK, Subsp.P.I. (K), Subsp.I.K. (K) .; dr. dr. Usi Sukorini, M.Kes, Sp.PK, Subsp.H.K. (K), Subsp.B.D.K.T. (K)

2025 | Tesis-Spesialis | S2 Ilmu Patologi Klinik

Latar belakang: Sepsis merupakan penyakit dengan prognosis yang buruk dan menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas. Keragaman dan ketidakspesifikan parameter klinis membuat proses evaluasi sepsis menjadi sulit, yang berpotensi menyebabkan keterlambatan dalam identifikasi serta resusitasi yang kurang optimal, sehingga berkontribusi terhadap tingginya angka mortalitas. Peningkatan rasio laktat/albumin pada pasien sepsis dikaitkan dengan kondisi hipoperfusi yang berat bersamaan dengan kondisi inflamasi yang buruk, sehingga dapat memprediksi mortalitas pada pasien sepsis.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rasio laktat/albumin ?0,96 sebagai prediktor mortalitas dalam 30 hari pada pasien sepsis yang dirawat di ruang perawatan intensif.

Metode: Penelitian kohort retrospektif menggunakan data sekunder pasien terdiagnosis sepsis berdasarkan skor SOFA ?2 pada periode tahun 2024 di ruang perawatan intensif RS Dr. Sardjito. Pemantauan dilakukan selama 30 hari. Subjek dibagi menjadi kelompok nilai rasio laktat/albumin ?0,96 dan nilai rasio laktat/albumin <0>

Hasil: Penelitian ini melibatkan 268 subjek yang dibagi menjadi dua kelompok, masing-masing terdiri dari 134 subjek dengan rasio laktat/albumin ?0,96 dan 134 subjek dengan rasio laktat/albumin <0 xss=removed>

Simpulan: Rasio laktat/albumin ?0,96 yang diukur dalam 24 jam pertama perawatan intensif memiliki risiko mortalitas dalam 30 hari sebesar 1,75 kali dibanding rasio laktat/albumin <0>

Background: Sepsis is a disease with a poor prognosis and leading cause of morbidity and mortality. The variability and non specificity of clinical parameters make the evaluation process of sepsis difficult, potentially causing delays in identification and suboptimal resuscitation, which contribute to the high mortality rate. An elevated lactate/albumin ratio in septic patients is associated with severe hypoperfusion alongside intense inflammation, and therefore may serve as a predictor of mortality in sepsis patients.

Objective: This study aims to analyze the lactate/albumin ratio ?0.96 as a predictor of 30-day mortality in sepsis patients admitted to the intensive care unit.

Methods: A retrospective cohort study was conducted using secondary data from patients diagnosed with sepsis based on a SOFA score ?2 during the year 2024 in the intensive care unit of Dr. Sardjito Hospital. Patients were monitored for 30 days. Subjects were divided into two groups based on lactate/albumin ratio values: ?0.96 and <0>

Results: This study involved 268 subjects who were divided into two groups: 134 subjects with a lactate/albumin ratio ?0.96 and 134 subjects with a lactate/albumin ratio <0 xss=removed>

Conclusion: Lactate/albumin ratio ?0.96 measured during the first 24 hours of intensive care is associated with a 1.75 times higher risk of 30-day mortality compared to those with a ratio <0>

Kata Kunci : Rasio laktat/albumin, sepsis, mortalitas

  1. SPESIALIS-2025-491741-abstract.pdf  
  2. SPESIALIS-2025-491741-bibliography.pdf  
  3. SPESIALIS-2025-491741-tableofcontent.pdf  
  4. SPESIALIS-2025-491741-title.pdf