PENGENDALIAN MUTU DAN METODE PELAKSANAAN PEKERJAAN BOREPILE PROYEK PEMBANGUNAN JALAN TOL YOGYAKARTA-BAWEN SEKSI 1 STA 1+372.937 MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA
Satria Bima Wahyu Aji, Ir. DIAN SESTINING AYU, S.T., M.T.
2025 | Tugas Akhir | D4 TEKNOLOGI REKAYASA PELAKSANAAN BANGUNAN SIPIL
Dalam praktik pelaksanaan pekerjaan borepile Proyek Jalan Tol
Yogyakarta-Bawen Seksi 1 memiliki kerentaan terhadap kegagalan teknis yang
dapat berdampak terhadap mutu pondasi dan keseluruh struktur bangunan. Salah
satu permasalahan yang ditemukan dalam pelaksanaan pengamatan lapangan yaitu
terjadi insiden jatuhnya mata bor ke dalam lubang borepile dengan kedalaman ±15 meter sehingga sulit untuk dipasang kembali. Penelitian ini menerapkan
metodologi Six Sigma, pengendalian
mutu ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan pada lapangan dengan
Rancangan Kerja dan Syarat-Syarat (RKS) dan Standar Operasional Pelaksanaan
(SOP) yang telah ditetapkan.
Data primer merupakan data atau informasi yang
didapatkan secara langsung selama melakukan observasi, inspeksi, dan wawancara
kepada tim Quality Control. Data
sekunder didapatkan melalui dokumen studi literatur seperti dari buku, jurnal,
dan dokumen dari instansi tempat magang seperti Shop drawing, hasil pengujian
dan Standar Operasional Pekerjaan. Pengujian pada pekerjaan borepile yang akan dilakukan pada
pekerjaan antara lain pengujian slump, pengujian
kuat tekan beton, pengujian kuat tarik baja, pengujian bentonite, pengujian koden. Setelah mendapatkan data kemudian
dilakukan analisis six sigma menggunakan diagram fishbone dan diagram pareto.
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pekerjaan borepile meliputi pekerjaan persiapan hingga pekerjaan pengecoran dan Pengendalian mutu pekerjaan material borepile meliputi pencampuran bentonite, lubang borepile, kuat tarik baja tulangan, dan kuat tekan beton telah memenuhi syarat dan ketentuan pada spesifikasi teknis proyek. Hasil penelitian dengan metode six sigma menunjukkan bahwa faktor material dan method merupakan pengaruh paling besar yang mempengaruhi mutu pekerjaan borepile hingga 55%. Berdasarkan penelitian, metode pelaksanaan dan pengendalian mutu pada pekerjaan borepile pada Proyek Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 1 telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan.
In the implementation of borepile work on the
Yogyakarta-Bawen Toll Road Project Section 1, There is a vulnerability to technical
failures that can affect the quality of the foundation and the overall
structural integrity. One of the issues observed during field monitoring was an
incident where the drilling tool feel into the borehole at depth of
approximately 15 meters, making is difficult to retrieve and reinstall. This
study applies the six sigma method to evaluate field implementation against the
work plan dan requirement and established standar operating procedures.
Primary data were obtained directly through
observations, inspections, and interviews with yhe quality control team.
Secondary data were collected from literature sources such as books, jurnals,
and documents provided by the internship institution, including shopdrawing,
test results, and standard operation produres. The borepile quality test
conducted in the project included slump test, concrete compressive strength
test, steel tensile strength test, bentonite test, concrete compressive
strength test, and sonic logging test. Data collection a six sigma analysis was
carried out using a fishbone diagram and a pareto diagram to indentyfy and
evaluate the root causes of quality deviation in borepile work.
The research result indicate that borepile work includes activities from preparation to concrete, dan quality control of the borepile materials covers bentonite mixing, borehole conditions, reinforcement tensile strength, and concrete compressive strength-all of comply with the project technical specifications. The six sigma analysis reveals that material and mehod and material factors are the most significant, influencing borepile work quality by up to 55%. Based on findings, the implementeation method and quality control measure for borepile work on the Yogyakarta-Bawen Toll Road Project Section 1 meet the required standards.
Kata Kunci : Pengendalian mutu, Metode pelaksanaan, Borepile, Six sigma