Laporkan Masalah

Perancangan Paket Wisata Sejarah Raden Mas Said di Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah

Rayhan Pratama Hermawansyah, Dr. Fatkurrohman, S.IP., M.Si., C.H.E.

2025 | Tugas Akhir | D4 Bisnis Perjalanan Wisata

Wonogiri merupakan salah satu kabupaten yang memiliki nilai sejarah dan budaya yang beragam. Salah satu sejarah menarik di Kabupaten Wonogiri adalah menjadi lokasi awal perjuangan Raden Mas Said. Raden Mas Said, atau yang lebih dikenal  Pangeran Sambernyawa, merupakan tokoh penting dalam sejarah perjuangan melawan Pemerintah Belanda. Perjuangan Raden Mas Said dalam melawan Belanda meninggalkan berbagai situs sejarah, seperti Prasasti Nglaroh dan Sendang Siwani yang ada di Kabupaten Wonogiri. Proyek akhir ini membahas perancangan paket wisata sejarah bertema perjuangan Raden Mas Said di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi potensi daya tarik wisata sejarah terkait Raden Mas Said serta merancang paket wisata sejarah sejarah Raden Mas Said. Metode penelitian dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi langsung ke lokasi, wawancara kepada pihak pengurus destinasi, dan studi dokumen terhadap lokasi bersejarah seperti Prasasti Nglaroh, Sendang Siwani, dan Pura Mangkunegaran. Proyek akhir ini menganalisis destinasi berdasarkan analisis komponen destinasi pariwisata yaitu attractions, accessibility, amenitas, available packages, activities, dan ancillary services. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga destinasi tersebut memiliki nilai sejarah dan dapat dikembangkan dua jenis paket wisata, yaitu half day tour  dan full day tour, yang mengintegrasikan kegiatan edukatif dengan pengalaman wisata berbasis sejarah. Paket half day tour ditawarkan dengan harga Rp100.000,00 per orang untuk kapasitas empat peserta, mencakup kunjungan ke Prasasti Nglaroh dan Sendang Siwani. Moda transportasi yang digunakan dalam paket ini adalah sepeda, guna memberikan pengalaman wisata yang lebih menyatu dengan lingkungan.Sementara itu, paket full day tour dengan harga Rp380.000,00 untuk empat orang, mencakup kunjungan tambahan ke Pura Mangkunegaran. Paket ini menggunakan kendaraan roda empat sebagai transportasi, menyesuaikan dengan durasi dan cakupan perjalanan yang lebih jauh.

Wonogiri Regency holds significant historical and cultural value, one of which is its role as the starting point of Raden Mas Said’s struggle—better known as Prince Sambernyawa against Dutch colonial rule. His resistance has left several historical sites such as Prasasti Nglaroh and Sendang Siwani, located within the region. This capstone project focuses on designing a historical tour package themed around Raden Mas Said's journey in Wonogiri, Central Java. The objective of the research is to identify the historical tourism potential associated with Raden Mas Said and to develop a suitable tour package. The research uses a qualitative descriptive method through direct observation, interviews with local site managers, and document analysis at key heritage locations, including Prasasti Nglaroh, Sendang Siwani, and Pura Mangkunegaran. Analysis is based on the 6A components of tourism destinations: attractions, accessibility, amenities, available packages, activities, and ancillary services. The results show that these destinations possess strong historical value and support the development of two types of tour packages: a half-day tour and a full day tour. The half-day tour, priced at IDR 100,000 per person for a group of four, includes visits to Prasasti Nglaroh and Sendang Siwani by bicycle, offering an immersive, environmentally friendly experience. The full day tour, priced at IDR 380,000 for four people, includes a visit to Pura Mangkunegaran and uses four-wheeled transportation, adjusting to the longer distance and duration.

Kata Kunci : wisata sejarah, Raden Mas Said, Kabupaten Wonogiri, paket wisata.

  1. D4-2025-482000-abstract.pdf  
  2. D4-2025-482000-bibliography.pdf  
  3. D4-2025-482000-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2025-482000-title.pdf