Laporkan Masalah

Rancang Bangun Sistem Pengaturan Sela Bola Pada Pembangkit Tegangan Tinggi Impuls 1200 kV - Passoni Villa Italia di Laboratorium TTT DTETI UGM

Faqih Raihan, Ir. Bambang Sugiyantoro, M.T., Dr. Ir. M. Isnaeni Bambang Setyonegoro, M.T.

2025 | Skripsi | TEKNIK ELEKTRO

Pembangkit tegangan tinggi impuls 1200 kV Passoni Villa milik DTETI UGM mengalami kerusakan pada control unit­-nya yang berbasis PLC (Programmable Logic Controller) sehingga pengoperasian pembangkit ini dilakukan secara manual. Salah satunya dalam pengaturan jarak sela bola. Capstone project ini bertujuan untuk membuat sistem pengaturan sela bola pada pembangkit dapat diatur dari jarak jauh dengan ukuran jarak yang tepat. Pengaturan sela bola berperan penting dalam hasil pengujian karena akan memengaruhi variasi hasil pengujian. Metode yang digunakan untuk membuat sistem pengaturan sela bola yaitu (1) menggunakan PLC, (2) menggunakan Arduino, (3) menggunakan NI MyRio dengan GUI LabView. Dari ketiga metode tersebut dipilih metode menggunakan Arduino dengan GUI LabView untuk dijadikan solusi untuk capstone project ini dikarenakan alat yang digunakan memiliki tegangan input yang besar. Selain itu, dimasa sekarang sistem pengaturan dilakukan secara digital sehingga diperlukannya fitur virtual instrument yang ada di LabView.

The 1200 kV Passoni Villa impulse high-voltage generator, owned by the Department of Electrical and Information Technology at Gadjah Mada University (DTETI UGM), has a damaged PLC (Programmable Logic Controller)-based control unit, which requires the generator to be operated manually. One of these manual tasks is adjusting the sphere gap distance. This capstone project aims to create a system that allows the generator's sphere gap to be adjusted remotely with precise measurements. The sphere gap setting is crucial as it directly affects the variability of testing outcomes. Three methods were considered to create the control system: (1) using a PLC, (2) using an Arduino, and (3) using an NI MyRio with a LabView GUI. Of these options, the method using an Arduino with a LabView GUI was chosen as the solution for this capstone project. This decision was made because the equipment used handles high input voltage. Additionally, modern control systems are digital, necessitating the virtual instrument features available in LabView.

Kata Kunci : sphere gap, sistem pengaturan, Pembangkit Impuls, Arduino, LabView

  1. S1-2025-428608-abstract.pdf  
  2. S1-2025-428608-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-428608-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-428608-title.pdf