Analisa efisiensi energi penggunaan kolom distiller ganda pada penyulingan minyak nilam dan upaya perbaikannya :: Studi kasus di CV. Catur Daya Manunggal Purwokerto
ALGHOFARI, Ahmad Kholid, Ir. Supranto, MSc.,PhD
2004 | Tesis | S2 Teknik Mesin (Magister Sistem Teknik)Minyak nilam merupakan salah satu komoditas unggulan indonesia yang mempunyai peluang besar dalam industri perdagangan dunia. Sebagai negara pemasok kebutuhan utama dunia yaitu sekitar 80%, kuantitas dan kualitas minyak nilam harus suistainable. Petani penyuling adalah variabel penting dalam industri ini. Optimalisasi proses dan alat penyulingan menjadi penting untuk menunjang kemampuan penyediaan dan kualitas minyak nilam hasil penyulingan. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh dari perlakuan perbaikan isolasi kolom distiller ganda dilihat dari efisiensi energi, pengaruh terhadap laju penyulingan, waktu penyulingan serta efisiensi bahan bakar. Penelitian action research ini dilakukan dengan melakukan analisa efisiensi energi penggunaan kolom distiller pada kondisi perlakuan awal (Po), selanjutnya dilakukan kondisi perlakuan kedua (P1) dengan mengganti isolator pada kolom distiller. Analisa efisiensi pada kondisi perlakuan dilakukan untuk studi komparasi perbedaan dan pengaruh perlakuan terhadap energi. Hasil penelitian menunjukkan efisiensi energi secara analitis meningkat ditandai dengan adanya pengurangan perpindahan energi dalam bentuk kalor dari dinding kolom distiller. Analisa kalor menyeluruh menunjukkan penghematan energi sebesar 38,28 watt dari total 3.682,41 atau sebesar 1,04%. Laju penyulingan mengalami peningkatan masing-masing untuk pipa kondenser 1 dari 73,11 L/jam menjadi 79,19 L/jam, untuk pipa kondenser 2 dari 57,73 L/jam menjadi 81,07 L/jam. Rata-rata waktu penyulingan mengalami penurunan dari kondisi awal (Po) sekitar 10,61 jam sedangkan pada kondisi perlakuan (P1) sebesar 9,16 jam atau selisih waktu sekitar 1,45 jam (13,56%). Penghematan bahan bakar juga terjadi dengan rata-rata konsumsi bakan bakar pada kondisi awal (Po) 896,67 kg dan setelah perlakuan (P1) rata-rata 755 kg. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa terjadi pengurangan konsumsi kayu bakar rata-rata sejumlah 141,67 kg atau penghematan bahan bakar sebesar 15,8% untuk setiap kali proses penyulingan.
Patchouly oil is one of the indonesian exeeding commodity having big opportunity in world industries. As an exportir state requirement of the world that is around 80%, quantity and quality of patchouly oil have to suistainable. Distiller farmer is an important variable in this industry. Optimalization process and distillation equipment become important to support the ability and quality of patchouly oil distillate. This research was conducted to know the influence from treatment of improvement double column distiller insulation seen from energy efficiency, influence to distillation acceleration, distillation time and also the fuel consumtion efficiency. This research action was done by conducting analysis energy efficiency of usage column distiller at condition of treatment early ( Po), hereinafter conducted by the condition of second treatment ( P1) by changing isolator at column distiller. Research result showed the energy efficiency analytically mount marked with reduction energy transfer in the form of heat from wall of column distiller. Analysis heat transfer totally showed the thrift energi equal to 38,28 watt from totalize 3.682,41 watt or equal to 1,04%. Distillation acceleration experience of the each improvement for the first condenser pipe from 73,11 L/hour became 79,19 L /hour, for the second condenser pipe from 57,73 L/hour became 81,07 L/hour. Average of operation time decreasing from condition early (Po) 10,61 hour while at condition of treatment ( P1) equal to 9,16 hour. Isolator repair yield the time difference about 1,45 hour (13,56%). Fuel thrift also happened with the average consume the firewood at condition early (Po) 896,67 kg and after treatment ( P1) 755 kg. The condition indicate the reduction consume the firewood equal to 141,67 kg or 15,8%.
Kata Kunci : efisiensi energi, kolom distiller ganda, laju penyulingan, minyak nilam, energy efficiency, double distiller column, distillation acceleration, patchouly oil