Perubahan bentuk penggunaan lahan di kota administratip Klaten tahun 1987 hingga tahun 1995 : Analisa perubahan bentuk penggunaan lahan
Mulia Pradata, Drs. Maruli Sinaga, M.S.
1996 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUHPenelitian ini dilakukan di Kotatip Klaten berdasarkan alasan di daerah penelitian telah terjadi perubahan bentuk penggunaan lahan dan ketersediaan data yang berupa peta maupun data statistik. Tahun 1987 merupakan tahun terbentuknya Kotatip Klaten Masalah yang dihadapi di daerah penelitian adalah belum tersedianya peta perubahan bentuk penggunaan lahan dan luas perubahan bentuk pengunaan lahan dari tahun 1987-1995 serta faktor pendukung yang diduga mempengaruhinya. Tujuan penelitian adalah untuk menyajikan data perubahan bentuk penggunaan lahan dalam bentuk peta dan mengetahui luas perubahan yang terjadi serta mengevaluasi hubungan antar faktor yang mempengaruhi perubahan bentuk penggunaan lahan yaitu pertambahan jumlah penduduk, kepadatan penduduk dan rata-rata harga lahan. Metode kartografis yang digunakan adalah analisa peta penggunaan lahan tahun 1987 dan tahun 1995 dengan teknik tumpang susun, sehingga diperoleh data perubahan bentuk penggunaan lahan. Ceking lapangan dilakukan untuk mencocokkan dan melengkapi data penggunaan lahan yang diragukan atau belum tergambar pada peta dengan mendatangi daerah tertentu yang diragukan kenampakannya pada peta. Evaluasi hubungan perubahan bentuk penggunaan lahan dengan faktor-faktor pengaruh menggunakan analisa kuantitatip dengan uji statistik dari metode Court sehingga diperoleh peta hubungan perubahan bentuk penggunaan lahan dengan faktor yang mempengaruhi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di daerah penelitian telah terjadi perubahan bentuk penggunaan lahan dari tahun 1987 hingga 1995. Perubahan yang paling menonjol adalah dari lahan sawah menjadi permukiman seluas 132,120 hektar atau 94,54% dari luas keseluruhan perubahan bentuk penggunaan lahan, sawah menjadi kantor 3,140 ha atau 2,25%, sawah menjadi lahan industri 2,719 ha atau 1,95%, sawah menjadi perguruan tinggi 0,281 atau 0,20 %, sawah menjadi toko 0,211 atau 0,15%, sawah menjadi pasar 0,422 ha atau 0,30%, sawah menjadi sekolah 0,140 ha atau 0,10%. Dari hasil analisa kuantitatip dan uji statistik metode Court menunjukkan bahwa ada hubungan positip antara pertambahan jumlah penduduk dengan luas perubahan bentuk penggunaan lahan, ada hubungan negatip antara kepadatan penduduk dan rata-rata harga lahan dengan luas perubahan bentuk penggunaan lahan.
-
Kata Kunci : Perubahan bentuk penggunaan lahan,Klaten,Jawa Tengah,Analisa Peta