Laporkan Masalah

ANALISIS PERBANDINGAN PENGGUNAAN ATURAN FIFO DAN LIFO PADA PENYIMPANAN BATU BARA DENGAN METODE SIMULASI

Hany Primadana, Ir. Muhammad Kusumawan Herliansyah S.T., M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng

2014 | Skripsi | S1 TEKNIK INDUSTRI

Batu bara memegang peranan yang cukup besar dalam kehidupan manusia. Empat puluh persen dari produksi batu bara dunia digunakan sebagai bahan bakar pembangkit listrik bertenaga uap. Setiap pembangkit memiliki stockpile untuk menyimpan batu bara dalam jumlah yang cukup besar untuk mengantisipasi pasokan batu bara yang sangat fluktuatif. Jika batu bara yang disimpan dalam jumlah besar ini tidak mendapat pengaturan yang baik, maka dapat kemungkinan akan menimbulkan masalah karena batu bara tergolong inventory dengan kategori tidak tahan lama. Hal tersebut berimbas menurunnya nilai ekonomis batu bara itu sendiri. Banyak faktor yang mempengaruhi menurunnya nilai ekonomis tersebut. Salah satu faktor penyebabnya adalah lamanya waktu tinggal batu bara dalam stockpile. Penelitian ini mengambil obyek waktu tinggal batu bara. Hal tersebut sangat berkaitan erat dengan manajemen penyimpanan dan aturan antrean yang diterapkan. Penerapan aturan antrean yang umum dan paling aplikatif adalah aturan First In First Out (FIFO) dan Last In First Out (LIFO). Kemudian tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis waktu tinggal batu bara untuk masing masing aturan termasuk didalamnya membandingkan hasil antara FIFO dan LIFO. Penelitian ini diawali dengan pengambilan data untuk input model dan pembangunan model. Data diolah untuk mengetahui pola distribusinya untuk kemudian dibangkitkan angka acak untuk input model. Model dibangun dan kemudian dijalankan menggunakan software Flexsim 5. Verifikasi dan validasi dilakukan untuk mengetahui tingkat kesesuaian model dengan sistem aslinya. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, didapatkan nilai staytime dari skenario FIFO adalah sebesar 34.92 hari dan skenario LIFO sebesar 35.83 hari. Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan aturan FIFO memiliki waktu tunggu lebih pendek dibandingkan dengan penerapan aturan LIFO.

Kata Kunci : batu bara, antrean, simulasi, staytime, Flexsim 5

  1. S1-FTK-2014-Hany_Primadana-abstract.pdf  
  2. S1-FTK-2014-Hany_Primadana-tableofcontent.pdf  
  3. S1-FTK-2014-Hany_Primadana-title.pdf