Laporkan Masalah

Intensitas turbulensi pada aliran seragam dengan sedimen suspensi dan material dasar bergerak

MUHARIS, Chairul, Dr.Ir. Bambang Agus Kironoto

2004 | Tesis | S2 Teknik Sipil

Permasalahan pada angkutan sedimen, seperti proses penggerusan, pengendapan sedimen, polutan, dan lain-lain, sangat memerlukan informasi mengenai intensitas turbulen. Untuk menghitung intensitas turbulen suatu aliran dapat dilakukan, berdasarkan data pengukuran distribusi kecepatan. Sewaktu melakukan pengukuran dilapangan banyak kendala ditemui, sehingga lokasi pengukuran biasanya dilakukan pada titik tertentu saja dari penampang sungai. Hal ini tentu tidak tepat, sebab dari penelitian terdahulu menyatakan beberapa parameter hidraulik, seperti distribusi kecepatan dan distribusi konsentrasi, pada suatu tampang aliran mengalami fenomena perubahan nilai pada arah transversal. Penelitian intensitas turbulensi pada aliran seragam dengan sedimen suspensi dan material dasar bergerak, dilaksanakan di laboratorium Hidraulika PS.IT UGM, menggunakan flume berpenampang segiempat. Pengambilan data pengukuran dibagi dalam lima lokasi arah transversal, yaitu 1/2B, 1/4B, 1/8B, 1/16B dan 1/30B dimana B adalah lebar flume. Pengukuran sedimen suspensi dilakukan dengan menggunakan alat foslim probe, sedangkan pengukuran kecepatan dengan alat electromagnetic currentmeter. baik untuk kondisi aliran dengan dan tanpa angkutan sedimen dasar Hasil penelitian menunjukan nilai intensitas turbulen arah transversal, semakin mendekati dinding semakin meningkat. Apabila dibandingkan dengan nilai intensitas turbulen aliran air jernih dari persamaan Nezu&Rodi dan persamaan Kironoto, maka nilainya lebih kecil, terutama di dekat dinding. Nilai kecepatan geser,(U*) semakin mendekati dinding, semakin kecil dan sebaliknya nilai konstanta integrasi,(Br) semakin meningkat. Hasil tersebut diatas berlaku untuk kondisi aliran dengan dan tanpa angkutan sedimen dasar

In Sediment transport problems such as scouring process, sedimentation, polutant, etc., the information about the turbulence intensity, often needed. By The Root Mean Square (RMS), which is based on the velocity distribution data, is generally used to predict the turbulence intensity. Many constrains was founded in the field, while the measurement of the river flows to be done, consequently, location of field measurement often to be done at certain points of the canal section, this fact lead inaccuracies in the prediction of turbulence intensity. Turbulence intensity was studied by experiment method by direct measurement of sediment recirculating flume in the Hydraulic Laboratory of the PS-IT UGM, used rechtanguler section of flume tranversely. Data colection measured by five locations, 1/2 B, 1/4B, 1/8B, 1/16B and 1/30B, where B is flume width. Velocity was measured by electromagnetic currentmeter and Sunspended sediment was measured using foslim probe. Result of the research shown that the friction velocity value U* is smaller the near to the wall, whereas the integration constant coeficient of log law, Br is greater. Distributions of turbulence intensity on flow, both with and without bed load transport are studied here, showed smaller value, than Nezu & Rodi equations and Kironoto equations for clean water. The nearer to the wall, turbulence intensity value is rise transversely. The increasing of suspended sediment concentrations could descendants the turbulence intensity.

Kata Kunci : Sedimen Suspensi,Intensitas Turbulen, Measurring location, turbulence intensity, suspended sediment


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.