Pemetaan data distribusi landreform propinsi Jawa Tengah pelita III, IV, V
Tri Sutanto, Drs. Yusron Halim
1995 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUHPenelitian ini dilakukan di Propinsi Daerah Tingkat I Jawa Tengah, dengan tujuan (1) menyajikan data redistribusi landreform selama pelita III sampai dengan pelita V untuk melihat perkembangan dari pelita ke pelita, (2) menilai faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya redistribusi landreform. Pengumpulan data dilakukan dengan pengumpulan data sekunder, metode pemetaan untuk menyajikan data redistribusi landreform dengan menggunakan titik kuantitatif, adapun titik kuantitatif yang digunakan adalah adjacent simbol dengan jenis juring terbagi atau lingkaran terbagi, dimana untuk satu pelita ditempatkan pada 1/3 lingkaran (120°), ukuran jari-jari menunjukkan kuantitas total dari elemen-elemen data pada masing-masing pelita. Untuk melihat perkembangan redistribusi landreform (tujuan pertama) pada tiap Daerah Tingkat II Kabupaten/Kotamadia dengan membandingkan jumlah data (kuantitas) pada pelita III, pelita IV dan pelita V, kemudian untuk melihat perkembangan secara regional (keseluruhan) Daerah Tingkat I Propinsi dengan cara membandingkan pola redistribusi landreform pada pelita III, pelita IV dan pelita V. Untuk menilai faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya redistribusi landreform (tujuan kedua), dengan cara membandingkan pola yang terjadi pada peta redistribusi landreform dengan pola yang terjadi pada peta kepadatan penduduk, peta kepadatan agraris, peta rata-rata pemilikan lahan pertanian dan peta luas bentuk penggunaan lahan. Peta yang dihasilkan pada penelitian ini yaitu peta administrasi, peta redistribusi landreform, peta kepadatan penduduk, peta kepadatan agraris, peta rata-rata pemilikan lahan pertanian, peta bentuk penggunaan lahan dan peta luas bentuk penggunaan lahan. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) pelaksanaan redistribusi landreform dari pelita III ke pelita IV dan ke pelita V mengalami perkembangan. (2) Dari hasil analisis kualitatif dengan membandingkan pola yang terjadi pada peta redistribusi landreform dengan peta kepadatan penduduk, peta kepadatan agraris dan peta rata-rata pemilikan lahan pertanian, tidak terjadi pola yang sama, dengan demikian redistribusi landreform tidak dipengaruhi oleh kepadatan penduduk, kepadatan agraris dan rata-rata pemilikan lahan pertanian. Dengan membandingkan pola yang terjadi pada peta redistribusi landreform dengan peta luas bentuk penggunaan lahan, terjadi pola yang agak mirip, dengan demikian redistribusi landreform dipengaruhi oleh luas bentuk penggunaan lahan, dimana pola redistribusi landreform tinggi terjadi pada pola luas bentuk penggunaan lahan sawah tinggi.
-
Kata Kunci : Pemetaan Data redistribus Landreform,Jawa Tengah