Dinamika Sifat Kimia Tanah dan Produktivitas Teh terhadap Dosis Pupuk N Lepas Lambat pada Klon Teh GMB-7 dan TRI-25 di Kebun Teh Tambi, Wonosobo
Rosalia Dewi Maharani, Dr. Agr. Cahyo Wulandari, S.P., M.P. ; Dr. Ir. Eko Hanudin, M.P., IPU, ASEAN Eng.
2025 | Skripsi | ILMU TANAH
Efisiensi pemupukan urea menjadi tantangan utama dalam budidaya teh di tanah Andisol. Upaya yang diterapkan di Perkebunan Teh Tambi, Wonosobo adalah penggunaan pupuk N lepas lambat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi dosis pupuk N lepas lambat terhadap sifat kimia tanah serta produktivitas pucuk teh (Camellia sinensis) pada berbagai kelas produktivitas lahan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok lengkap (RAKL) dengan tiga dosis pupuk N lepas lambat, yaitu 120 kg/ha, 150 kg/ha, dan 180 kg/ha N/ha, yang diterapkan pada tiga kelas produktivitas lahan (<2000>4000 kg/ha), serta dua jenis klon teh (GMB-7 dan TRI-25). Pemetikan dilakukan tiga kali dengan interval 30 hari setelah pemupukan. Metode stratified random sampling berdasarkan tiga kelas produktivitas lahan. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji lanjut Tukey HSD pada taraf 5%. Hasil menunjukkan bahwa penyesuaian dosis pupuk sesuai kelas produktivitas lahan meningkatkan efisiensi pemupukan tanpa menurunkan produktivitas teh. Kelas produktivitas tertinggi yang dipupuk 120 kg/ha tetap menghasilkan produksi tinggi meskipun dosis dikurangi 10% (30 kg/ha) untuk diaplikasikan pada kelas produktivitas rendah. Dosis 120 kg/ha terbukti paling optimal terhadap peningkatan N-total, bahan organik tanah, dan KPK tanah. Kombinasi klon GMB-7 dengan dosis 120 kg/ha menghasilkan produktivitas pucuk tertinggi, khususnya pada petikan kedua. Serapan nitrogen meningkat dari 11 kg/ha hingga 16 kg/ha karena pelepasan hara yang lebih bertahap dan seimbang dengan kebutuhan tanaman. Dengan demikian, pemberian pupuk N lepas lambat terbukti efektif dalam meningkatkan N-Total, KPK, dan C-Organik tanah serta produktivitas teh secara berkelanjutan, hemat biaya, serta meningkatkan efisiensi pemupukan.
Kata kunci: efisiensi pupuk, nitrogen, produktivitas teh, pupuk N lepas lambat, tanah Andisol.
The efficiency of urea fertilization remains a major challenge in tea cultivation on Andisol soils. An approach applied at the Tambi Tea Plantation, Wonosobo, is the use of slow-release nitrogen fertilizer (SRNF). This study aimed to evaluate the effect of varying SRNF doses on soil chemical properties and tea shoot (Camellia sinensis) productivity across different land productivity classes. The experiment employed a randomized complete block design (RCBD) with three slow-release N fertilizer rates (120, 150, and 180 kg/ha N/ha) applied to three land productivity classes (<2000>4000 kg/ha) and two tea clones (GMB-7 and TRI-25). Tea shoots were harvested three times at 30-day intervals after fertilization. Sampling was conducted using a stratified random sampling method based on three land productivity classes. Data were analyzed using ANOVA followed by Tukey’s HSD test at a 5% significance level. The results showed that adjusting fertilizer doses according to land productivity class improved fertilization efficiency without reducing tea yield. The highest productivity class, treated with 120 kg/ha N/ha, maintained high yield levels even when the dose was reduced by 10% (30 kg/ha) and reallocated to lower-yielding areas. The 120 kg/ha N/ha dose was most effective in increasing total nitrogen, soil organic matter, and cation exchange capacity (CEC). The combination of the GMB-7 clone and 120 kg/ha N/ha resulted in the highest tea shoot productivity, particularly during the second harvest. Nitrogen uptake increased from 11 to 16 kg/ha due to the gradual and balanced nutrient release that matched plant requirements. Therefore, the application of slow-release nitrogen fertilizer effectively enhances total nitrogen, C-organic, and CEC levels in Andisol soils while improving tea productivity in a cost-efficient and sustainable manner.
Keywords: fertilizer efficiency, nitrogen, tea productivity, slow-release N fertilizer, Andisol soil.
Kata Kunci : efisiensi pupuk, nitrogen, produktivitas teh, pupuk N lepas lambat, tanah Andisol.