Pengelolaan mitigasi bencana alam gerakan tanah di Kecamatan Pekuncen Kabupaten Banyumas
PRASETYO, Ariono Poerwanto Boedi, Ir. Radianta Triatmadja, Ph.D
2004 | Tesis | S2 Teknik SipilKecamatan Pekuncen terletak di bagian Barat Laut Gunung Slamet mempunyai tingkat kerentanan terhadap bahaya gerakan tanah yang cukup tinggi, hal tersebut disebabkan selain morfologi daerah tersebut yang sebagian besar merupakan daerah dataran tinggi dengan lereng yang curam, juga kondisi geologinya yang cukup kompleks. Setiap tahunnya dapat dipastikan selalu terjadi bencana alam gerakan tanah baik yang berskala kecil maupun besar. Usaha pengelolaan bencana tersebut telah banyak dilakukan, tetapi korban selalu ada setiap tahunnya Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sampai seberapa jauh bencana alam gerakan tanah yang telah terjadi dalam beberapa tahun terakhir dan penanganan / pengelolaan mitigasi gerakan tanah yang dilakukan. Data yang diperlukan untuk penelitian ini adalah peta kerawanan gerakan tanah daerah tersebut dan peta pendukung lainnya, kejadian gerakan tanah selama beberapa tahun terakhir dan peraturan perundang-undangan di bidang mitigasi bencana alam. Selain itu, dalam penelitian ini juga dilakukan tatap muka dan penyebaran kuesioner baik dengan aparat pemerintah yang menangani mitigasi bencana alam juga dengan masyarakat pelaku kegiatan di Kecamatan Pekuncen, adapun pendekatan yang yang dilakukan adalah dengan metode analisa SWOT. Analisa SWOT merupakan suatu metode analisis yang efektif dalam membantu pemecahan masalah dan menentukan sasaran secara terukur dan teruji sesuai dengan kondisi lingkungan, baik faktor lingkungan internal maupun eksternal melalui pengamatan lingkungan. Dari penelitian ini diketahui bahwa gerakan tanah yang terjadi di Kecamatan Pekuncen terkonsentrasi di delapan desa yaitu Desa Cibangkong, Petahunan, Semedo, Karang Kemiri, Kranggan, Krajan, Glempang dan Tumiyang. Sistim peringatan dini, lembaga dan panduan pengelolaan mitigasi bencana alam, khususnya gerakan tanah, di tingkat kecamatan sangat dibutuhkan dalam rangka mengantisipasi terjadinya bencana alam gerakan tanah di masa mendatang. Dari panduan ini diharapkan akan dapat memberikan gambaran bagi pengambil kebijakan di daerah, khususnya di Kecamatan Pekuncen, dalam rangka pengelolaan bencana alam baik sebelum, pada saat atau setelah terjadinya bencana.
Sub-district Pekuncen is located on the North West of Slamet mount, it has a high degree of hazard in land-slide disaster. It could possibility happen due to the morphology condition of this area where large area of thus area high land with steep slopes, also has complex geological condition. Therefore land-slide disaster occure almost every year with various level of disaster. There are so many effort have been carried out, but there are victim every years. This research is carried out to know how far this land-slide disaster have already occurred in the last few years and also to make some efforts in handling the mitigation of land-slide disaster. The data that are needed in this research are indication map of land-slide and others supportive maps on related area, the record of land-slide in the last few years and governmental rules in natural disaster mitigation. Besides, some discussion are also carried out with either local officer government or civil community and some questionnaires are also distributed in Sub-district Pekuncen. The approaching method that is used is SWOT analysis method. This method is an effective analysis method in solving problem and tasted goals that suitable to either internal or external environmental conditional through environmental observation. This research could known that land-slide that occurred in Sub-district Pekuncen were concentrated in eight villages, they are Cibangkong, Petahunan, Semedo, Karang Kemiri, Kranggan, Krajan, Glempang and Tumiyang. The early warning system, institution and cultivation guiding of natural disaster mitigation especially land-slide, are needed for anticipating the land-slide natural disaster in the future. By using all these efforts, the local government is expected to make a right decision maker, especially in Sub-district Pekuncen, in particular for management of natural disaster before, at moment or after disaster.
Kata Kunci : Bencana Alam,Gerakan Tanah,Pengelolaan Mitigasi, land slides, victim, mitigation.