KONSEP KEADILAN DAN KEBEBASAN DALAM COMPASSIONATE CAPITALISM PERSPEKTIF FILSAFAT MANUSIA AMARTYA SEN
AMALIA RUSTI MUTIARA DEWI, Dr. Septiana Dwiputri Maharani, S.S., M.Hum; Dr. Ridwan Ahmad Sukri, S.S., M. Hum
2025 | Tesis | S2 Ilmu Filsafat
Tesis ini membahas konsep keadilan dan kebebasan dalam Compassionate
Capitalism (kapitalisme yang berbelas kasih) dari perspektif filsafat manusia Amartya
Sen. Berangkat dari kritik terhadap kapitalisme konvensional yang menimbulkan
ketimpangan sosial dan mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan, penelitian ini
mengangkat Compassionate Capitalism sebagai pendekatan alternatif yang
memadukan efisiensi ekonomi dengan kepedulian sosial. Gagasan ini diperdalam
dengan filsafat manusia Amartya Sen, terutama melalui pendekatan capability, yang
menekankan bahwa keadilan dan pembangunan tidak cukup diukur dari pertumbuhan
ekonomi semata, tetapi dari perluasan kebebasan substantif individu untuk menjalani
kehidupan yang bermakna.
Dengan menggunakan metode penelitian sistematis-reflektif, tesis ini
menguraikan secara kritis konsep-konsep utama dalam pemikiran Amartya Sen, seperti
development as freedom, capability approach, dan realizations-focused justice, serta
mengaitkannya dengan prinsip-prinsip dasar Compassionate Capitalism. Penelitian ini
juga membahas bagaimana pemikiran Sen mengenai kebebasan positif dan keadilan
sosial dapat menjadi landasan filosofis bagi model kapitalisme yang lebih manusiawi
dan inklusif. Dalam konteks filsafat manusia, manusia dilihat sebagai makhluk etis dan
sosial yang memiliki martabat, bukan semata agen ekonomi yang rasional. Oleh karena
itu, sistem ekonomi ideal harus memberi ruang bagi ekspresi nilai, relasi sosial, dan
agensi moral manusia.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Compassionate Capitalism yang
diinspirasi oleh pemikiran Amartya Sen mampu menghadirkan paradigma ekonomi
baru yang menempatkan kesejahteraan manusia sebagai tujuan utama, bukan sekadar
sarana. Namun, tesis ini juga menggarisbawahi tantangan implementasi model ini
dalam konteks pasar bebas dan dominasi kepentingan korporasi. Dengan demikian,
tesis ini menyimpulkan bahwa integrasi antara prinsip keadilan dan kebebasan dalam
kerangka filsafat manusia Amartya Sen dapat memberikan kontribusi signifikan dalam
membentuk sistem ekonomi yang lebih etis, berkelanjutan, dan berorientasi pada
kesejahteraan
KataKunci:
Filsafat Manusia, Amartya Sen, Compassionate Capitalism, Human Dignity, Keadilan
dan Kebebasan
This thesis explores the concepts of justice and freedom within the framework
of Compassionate Capitalism, analyzed through the lens of Amartya Sen’s philosophy
of human beings. Responding to the shortcomings of conventional capitalism—which
often results in inequality and neglect of human dignity—this study proposes
Compassionate Capitalism as a more humane economic paradigm that integrates
economic efficiency with social concern. Drawing from Sen’s capability approach, the
thesis argues that development and justice should not be measured solely by economic
growth, but by the expansion of individuals' substantive freedoms to lead meaningful
lives.
Using a systematic-reflective philosophical method, this research critically
examines Sen’s key ideas, including development as freedom, capability, and
realizations-focused justice, and connects them to the normative foundation of
Compassionate Capitalism. From the perspective of philosophical anthropology, the
thesis emphasizes that human beings are ethical and relational subjects, not merely
rational economic agents. Therefore, an ideal economic system must support human
flourishing through freedom, justice, and moral responsibility.
The findings show that Compassionate Capitalism, grounded in Amartya Sen’s
philosophy, offers a compelling alternative to profit-centered capitalism by centering
economic practices on human well-being. However, the study also identifies challenges
in implementing this model in competitive market environments dominated by short
term profit interests. Ultimately, this thesis contributes to the philosophical discourse
on ethical economic systems by proposing a justice- and freedom-oriented capitalism
that aligns with human dignity and sustainable development.
Keywords:
Human Philoshopy, Amartya Sen, Compassionate Capitalism, Human Dignity, Justice
and Freedom
Kata Kunci : Filsafat Manusia, Amartya Sen, Compassionate Capitalism, Human Dignity, Keadilan dan Kebebasan