Pengaruh pemupukan dan umur pemotongan terhadap produksi serat kasar pada pertumbuhan kembali rumput Benggala di tanah regosol Karangmalang Yogyakarta.
Janis Rosdjijanto, Drh. Soedomo, M.Sc. ; Ir. Joko Sutrisno; Ir. Affandie R.
1976 | Skripsi | S1 PETERNAKANPercobaan ini dilakukan dengan maksud — untuk mengetahui sejauh mana pengaruh pemupukan dan umur pemotongan terhadap produksi serat kasar rumput Benggola yang tuloh mengalami pertumbuhan kembali di tanah regosol abu vulkonik Karangmlang Yogyakarta. Pemupukan dibedakan menjadi empat yaitu dengan dipupuk N, HP, NPK, dan tanpa dipupuk (sebagai kontrol). Pemotongan dilakulon ada saat tanaman berumur 15 hari, 30 hari dan 45 hari, Pupuk yang dingunakan adalah pupuk Urea dengon takaran 125 kg N per ha, pupuk TS dengan takaran 75 kg P205 per ha dan pupuk Nourite dengan takaran 100 kg K2O per ha, Masing-masing pupuk diberikan saat saat penanaman, hasil percobaan menunjukkan bahwa pemupukan dan umur pemotongan terhadan produksi serat kasar dan pertumbuhan kembali mempunyai pengaruh yang sangat nyata, Perbednen ini dijumpai podo umur 30 hari dan 45 hari, sedang pada umur 15 hari pengaruh pemupukan tidak menunjukkan perbedaan yang nyota. Pada umur 45 hari perbedaan pupuk NPE memberikan respon hasil yong sangat nyata (P 4 0.01) dibondingleon dengan pemupukan pemupukan yang lain
Kata Kunci : Pemupukan dan umur; produksi serat kasar; pertumbuhan kembali rumput Benggala; di tanah regosol