Laporkan Masalah

Pengaruh Program Keluarga harapan (PKH) dan Program Indonesia Pintar terhadap Partisipasi Sekolah Dasar di Provinsi Sulawesi Utara

SUSILAWATI DONDO, Akhmad Akbar Susamto, SE, M.Phil, Ph.D.

2025 | Tesis | S2 Magister Ek.Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Indonesia Pintar (PIP) terhadap partisipasi sekolah dasar anak-anak dari rumah tangga miskin di Provinsi Sulawesi Utara. Kedua program merupakan bentuk bantuan sosial bersyarat yang diharapkan mampu meningkatkan akses pendidikan, khususnya pada kelompok rentan. Penelitian ini menggunakan data sekunder Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) tahun 2019 dan 2021, dengan pendekatan kuantitatif dan metode analisis regresi logit dan probit, serta pembatasan sampel pada rumah tangga miskin menurut garis kemiskinan versi World Bank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PIP secara signifikan meningkatkan kemungkinan partisipasi sekolah dasar. Sebaliknya, PKH tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan jika berdiri sendiri. Namun, ketika PKH dan PIP diberikan secara bersamaan, ditemukan efek sinergis yang signifikan, yang menunjukkan bahwa kombinasi kedua program lebih efektif dalam mendorong anak untuk bersekolah. Beberapa variabel kontrol seperti pendidikan kepala rumah tangga, jumlah anggota keluarga, dan status kemiskinan juga terbukti memengaruhi partisipasi pendidikan secara signifikan. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dalam mendukung desain kebijakan perlindungan sosial yang terintegrasi dan tepat sasaran, serta menyoroti pentingnya koordinasi lintas sektor antara program bantuan sosial dan pendidikan dalam mendorong pembangunan sumber daya manusia secara inklusif.



This study aims to analyze the impact of the Program Keluarga Harapan (PKH) and the Program Indonesia Pintar (PIP) on primary school participation among children from poor households in North Sulawesi Province. Both programs are forms of conditional cash transfers intended to improve access to education, particularly among vulnerable groups. The study utilizes secondary data from the National Socio economics Survey (Susenas) for the years 2019 and 2021, adopting a quantitative approach with logit and probit regression models, and limits the sample to households classified as poor according to the World Bank poverty line. The results indicate that the PIP significantly increases the likelihood of primary school participation. In contrast, PKH does not have a statistically significant impact when implemented alone. However, when PKH and PIP are provided simultaneously, a significant synergistic effect is observed, suggesting that the combination of both programs is more effective in encouraging school attendance. Several control variables—such as the education level of the household head, household size, and poverty status—are also found to significantly influence school participation. This study provides empirical evidence to support the development of integrated and well-targeted social protection policies, and highlights the importance of cross-sectoral coordination between social assistance and education programs in promoting inclusive human capital development.


Kata Kunci : PKH, PIP, Partisipasi Sekolah, Bantuan Sosial, Regresi Logit dan Probit Sulawesi Utara

  1. S2-2025-530924-abstract.pdf  
  2. S2-2025-530924-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-530924-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-530924-title.pdf