SIFAT FISIKA DAN MEKANIKA PADA KEDUDUKAN AKSIAL DAN RADIAL KAYU JABON MERAH (Neolamarckia macrophylla (Roxb.) Bosser) DARI PACITAN
Saddam Putra Setiawan, Ir. Fanny Hidayati, S.Hut., M.Sc., Ph.D., IPM; Dr. Sri Sunarti, S.Hut., MP
2025 | Skripsi | KEHUTANAN
SIFAT FISIKA DAN MEKANIKA PADA KEDUDUKAN AKSIAL DAN RADIAL KAYU JABON MERAH (Neolamarckia macrophylla (Roxb.) Bosser) DARI PACITAN
Produktivitas kayu yang semakin menurun seiring perkembangan zaman yang diakibatkan kecenderungan pemakaian kayu yang terus meningkat. Pemilihan jenis dengan daur tumbuh cepat diharapkan dapat meningkatkan produktvitas kayu. Jabon merah (Neolamarckia macrophylla (Roxb.) Bosser) memiliki potensi untuk dikembangkan karena memiliki memiliki daur tumbuh cepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisika dan sifat mekanika pada kedudukan aksial dan radial kayu jabon merah.
Bahan yang digunakan 3 pohon Jabon merah umur 11 tahun. Rancangan penelitian berupa acak lengkap secara faktorial menggunakan dua faktor yaitu kedudukan aksial (pangkal, tengah, ujung) dan kedudukan radial (dekat hati, tengah, dekat kulit). Pengujian dilakukan pada parameter kadar air (KA), berat jenis (BJ), perubahan dimensi, rasio T/R, keteguhan lengkung statis, tekan sejajar serat, tekan tegak lurus serat dan kekerasan mengacu pada British Standard 373 : 1957.
Nilai rata-rata KA basah dan kering udara sebesar 83,34?n 16,75%. BJ basah, kering udara dan kering tanur sebesar 0,343; 0,356; dan 0,378. Penyusutan longitudinal, tangensial dan radial dari kondisi basah ke kering udara sebesar 0,163%; 2,13%; dan 0,656%. Penyusutan longitudinal, tangensial dan radial dari kondisi basah ke kering tanur sebesar 0,324%; 5,65%; dan 2,24%. Rasio T/R dari kondisi basah ke kering udara dan ke kering tanur sebesar 2,62?n 3,22%. tegangan batas proporsi, modulus of elasticity (MoE), dan modulus of rupture (MoR) sebesar 258,61 kg/cm2; 62,11 (×1000) kg/cm2; dan 527,55 kg/cm2. Keteguhan tekan sejajar serat dan tegak lurus serat sebesar 290,89 kg/cm2 dan 94,42 kg/cm2. Kekerasan sebesar 261,83 kg/cm2. Hasil analisis keragaman kedudukan aksial menunjukkan perbedaan nyata pada KA basah, BJ basah, BJ kering udara, BJ kering tanur, keteguhan lengkung statis pada batas proporsi, keteguhan tekan sejajar serat dan tegak lurus serat. Pada kedudukan radial menunjukkan perbedaan nyata pada KA basah, BJ basah, BJ kering udara, BJ kering tanur, penyusutan basah ke kering udara arah tangensial, penyusutan basah ke kering tanur arah tangensial, penyusutan basah ke kering tanur arah radial, rasio T/R basah ke kering tanur, rasio T/R basah ke kering udara, tegangan batas proporsi, MoE, MoR, tekan sejajar serat, tekan tegak lurus serat dan kekerasan.
PHYSICAL AND MECHANICAL PROPERTIES IN THE AXIAL AND RADIAL POSITIONS OF RED JABON (Neolamarckia macrophylla (Roxb.) Bosser) WOOD FROM PACITAN
Wood productivity has been declining over time due to
the increasing tendency of wood usage. Selecting fast-growing tree species is
expected to enhance wood productivity. Red jabon (Neolamarckia macrophylla
(Roxb.) Bosser) has potential for development because it has a rapid growth
cycle. This study aims to determine the physical and mechanical properties of
11-year-old red jabon wood from Pacitan, at axial and radial positions.
The materials used were 3 red Jabon trees aged 11
years. The research design was factorial complete randomization using two
factors, axial position (base, middle, end) and radial position (near the
heart, middle, near the skin). Tests were carried out on the parameters of
moisture content, specific gravity, dimensional changes, T/R ratio, static
bending constancy, compressive parallel, perpendicular to the fiber and
hardness referring to British Standard 373: 1957.
The average moisture content while fresh and air-dry
is 83,34% and 16,75%. The specific gravity while fresh, air-dry, and kiln-dry
is 0,343; 0,356; and 0,378. The shrinkage from fresh to air-dry in the
longitudinal, tangential, and radial directions is 0,163%; 2,13%; and 0,656%,
while from fresh to kiln-dry is 0,324%; 5,65%; and 2,24%. The
tangential-to-radial (T/R) shrinkage ratio from fresh to air-dry and from fresh
to kiln-dry is 2,62 and 3,22. proportion limit stress, modulus of elasticity
(MoE), and modulus of rupture (MoR) are 258,61 kg/cm²; 62,11 × 10³ kg/cm²; and
527,55 kg/cm². The compressive strengths parallel and perpendicular to the fiber
are 290,89 kg/cm² and 94,42 kg/cm², respectively. The hardness value is 261,83
kg/cm².Analysis of variance shows that the axial position has a significant
effect on several parameters, including moisture content while fresh, specific
gravity while fresh, air-dry, and kiln-dry, static bending strength at
proportional limit, compressive strength parallel and perpendicular to the fiber.
Meanwhile, the radial position significantly affects the moisture content while
fresh, specific gravity while fresh, air-dry, and kiln-dry, shrinkage from
fresh to air-dry and from fresh to kiln-dry in the tangential and radial
directions, T/R ratio from fresh to air-dry and kiln-dry, proportion limit
stress, MoE, MoR, compressive strength parallel, perpendicular to the fiber,
and hardness.
Kata Kunci : Neolamarckia macrophylla, sifat fisika, sifat mekanika, kedudukan aksial, kedudukan radial