Laporkan Masalah

Hubungan antara Pengambil Keputusan dengan Pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang Pada Kelompok Wanita Kawin Tidak Menginginkan Anak Lagi (Analisis Data SDKI 2017)

Riance Maria Sinaga, Dr. dr. Prima Dhewi Ratrikaningtyas, M. Biotech; dr. Bagas Suryo Bintoro, Ph.D

2025 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang:

Berdasarkan Laporan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2017, diketahui terdapat 53,2% wanita usia subur (WUS) kawin tidak menginginkan anak lagi, namun penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) di Indonesia masih rendah (13%). Studi sebelumnya menyoroti bahwa keputusan yang melibatkan partisipasi aktif pasangan, baik bersama atau secara penuh, berkontribusi pada peningkatan penggunaan MKJP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengambil keputusan dengan pemilihan penggunaan MKJP pada wanita kawin yang tidak menginginkan anak lagi di Indonesia.

Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan cross-sectional dengan data SDKI 2017. Sampel terdiri dari 11.287 WUS kawin, tidak menginginkan anak lagi, dan menggunakan kontrasepsi modern. Analisis bivariabel dilakukan dengan uji Chi-Square dan Regresi Logistik. Analisis multivariabel menggunakan Regresi Logistik untuk menguji hubungan pengambil keputusan dan pemilihan MKJP dengan mempertimbangkan variabel luar, serta menghasilkan Adjusted Odds Ratio (aOR).

Hasil: Mayoritas WUS (71,60%) pada penelitian ini memilih metode non-MKJP. Terdapat hubungan signifikan antara pengambil keputusan daengan pemilihan MKJP. WUS yang keputusannya ditentukan oleh suami atau bersama pasangan memiliki peluang masing-masing 2,02 dan 1,94 kali lebih besar memilih MKJP dibandingkan yang memutuskan sendiri. Hubungan ini tetap signifikan setelah dikontrol dengan variabel usia, pendidikan, pekerjaan, usia kawin pertama, jumlah anak masih hidup, daerah tempat tinggal, kuintil kekayaan, pendidikan suami/pasangan, pekerjaan suami/pasangan, biaya layanan dan sumber fasilitas layanan.

Kesimpulan: WUS yang melibatkan suami/pasangan dalam keputusan penggunaan kontrasepsi memiliki peluang lebih besar untuk memilih MKJP dibandingkan dengan yang memutuskan secara mandiri.


Background:

According to the 2017 Indonesia Demographic and Health Survey (IDHS), 53.2% of married women of reproductive age reported not wanting any more children; however, the use of long-acting contraceptive methods (LAPMs) in Indonesia remains low at 13%. Previous studies have highlighted that decision-making involving active participation of partners, either jointly or solely, contributes to increased use of LAPMs. This study aims to examine the relationship between decision-makers and the use of LAPMs among married women in Indonesia who no longer desire children.

Methods:

This cross-sectional study utilized data from the 2017 IDHS. The sample included 11,287 married women of reproductive age who were current users of modern contraceptives and did not want more children. Bivariate analyses using Chi-Square and Logistic Regression. Multivariable logistic regression was used to assess the association while adjusting for potential confounders, producing adjusted odds ratios.

Results:

A significant association was found between decision-maker and LAPM use. Women whose decisions were made by their husband or jointly with their partner were 2.02 and 1.94 times more likely, respectively, to use LAPMs than those who made decisions independently. This association remained significant after adjusting for age, education, occupation, age at first marriage, number of living children, residence, wealth index, partner's education and occupation, service costs, and facility source.

Conclusion:

Women of reproductive age who involved their husbands/partners in contraceptive decision-making were more likely to choose LAPMs compared to those who made the decisions independently.



Kata Kunci : Pengambil keputusan, metode kontrasepsi jangka panjang, SDKI 2017, tidak menginginkan anak lagi

  1. S2-2025-513178-abstract.pdf  
  2. S2-2025-513178-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-513178-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-513178-title.pdf