Penetapan Nilai Rujukan TSH (Thyroid Stimulating Hormone) pada Bayi Baru Lahir di Daerah Istimewa Yogyakarta, Evaluasi Data Tahun 2018 - 2020
Nares Hasna Nabila, dr. Tri Ratnaningsih, M.Kes., Sp.PK(K); dr. Windarwati, M.Sc., Sp.PK(K); dr. Suryono Yudha Patria, Sp.A(K), Ph.D.
2025 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER
Latar belakang:
Kondisi hipotiroid kongenital berdampak besar bagi tumbuh kembang anak dan merupakan penyebab dari kecacatan intelektual. Sulitnya penegakan diagnosis dan perlunya perhatian medis dini mengisyaratkan pentingnya akurasi pada pemeriksaan skrining hipotiroid kongenital (SHK). Nilai rujukan Thyroid Stimulating Hormone (TSH) merupakan indikator yang digunakan untuk menilai apakah bayi dicurigai menderita HK dan perlu dilakukan tes konfirmasi. Belum banyak penelitian yang dilakukan untuk memperbarui nilai rujukan yang disesuaikan dengan karakteristik populasi di Indonesia.
Tujuan:
Menentukan nilai rujukan TSH pada bayi baru lahir normal di Daerah Istimewa Yogyakarta berdasarkan evaluasi data tahun 2018 - 2020.
Metode:
Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif menggunakan data skrining hipotiroid kongenital pasien dari sejumlah fasilitas kesehatan di Daerah Istimewa Yogyakarta antara tahun 2018 - 2020. Data dianalisis menggunakan program Ms. Excel dan SPSS 30.0 lalu disajikan dalam bentuk rerata kadar TSH berdasarkan tahun, jenis kelamin, usia kehamilan, dan berat badan bayi. Kemudian dilakukan uji normalitas data, uji beda rerata antar tahun dan antar jenis kelamin, hingga penentuan nilai rujukan TSH bayi baru lahir.
Hasil:
Rerata kadar TSH bayi baru lahir berbeda setiap tahunnya dari 2018 ke 2020. Saat dilakukan uji beda rerata kadar TSH antar tahun dan antar jenis kelamin, analisis statistik menunjukkan hasil berupa perbedaan yang signifikan (p<0>
Simpulan:
Nilai rujukan TSH bayi baru lahir persentil 2,5 - 97,5?alah 0,19 - 9,40 µU/mL (tahun 2018), 0,30 - 7,94 µU/mL (tahun 2019), dan 0,22 - 7,99 µU/mL (tahun 2020). Nilai rujukan kadar TSH bayi baru lahir tahun 2018 - 2020 yaitu 0,25 - 8,35 µU/mL. Rentang rujukan TSH bayi baru lahir pada tahun 2018 - 2020 untuk laki laki adalah 0,21 - 8,01 µU/mL dan untuk perempuan 0,29 - 8,77 µU/mL.
Background:
Congenital hypothyroidism significantly impacts child growth and development and is a cause of intellectual disability. The difficulty of establishing diagnosis and the need for early medical attention highlight the importance of accurate screening for congenital hypothyroidism (CHF). Thyroid stimulating Hormone (TSH) reference values are an indicator used to assess whether a baby is suspected of having CH and requires confirmatory testing. There has been limited research to update these reference values to reflect the characteristics of the Indonesian population.
Objectives:
To determine TSH reference values for normal newborns in the Special Region of Yogyakarta based on data evaluation from 2018 to 2020.
Methods:
This descriptive quantitative study used congenital hypothyroidism screening data from patients from several healthcare facilities in the Special Region of Yogyakarta between 2018 and 2020. Data were analyzed using Microsoft Excel and SPSS 30.0 and presented as average TSH levels based on year, sex, gestational age, and infant weight. Data normality tests, mean differences between years and genders, and newborn TSH reference values were then performed.
Results:
Mean TSH levels in newborns varied annually from 2018 to 2020. Statistical analysis showed significant differences (p<0>
Conclusions:
The TSH reference values for newborns in the 2.5th to 97.5th percentiles were 0.19 to 9.40 µU/mL (2018), 0.30 to 7.94 µU/mL (2019), and 0.22 to 7.99 µU/mL (2020). The reference value for TSH levels in newborns from 2018 to 2020 was 0.25 - 8.35 µU/mL. The reference range for TSH in newborns from 2018 to 2020 for boys was 0.21 - 8.01 µU/mL and for girls 0.29 - 8.77 µU/mL.
Kata Kunci : hipotiroid kongenital, nilai rujukan, TSH, bayi baru lahir