Evaluasi Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) Berbasis Metode TAM di Puskesmas Wilayah Kabupaten Pati
Ahmad Fakhrur Rohim, Angga Eko Pramono, S.KM., M.P.H
2025 | Tugas Akhir | D4 MANAJEMEN INFORMASI KESEHATAN
Latar Belakang: Implementasi Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) di Puskesmas Kabupaten Pati menghadapi kendala signifikan. Laporan Dinas Kesehatan dan observasi lapangan menunjukkan masalah seperti infrastruktur teknologi terbatas, kurangnya pemahaman staf, variasi penerimaan teknologi, kinerja sistem yang lambat/error, serta belum adanya evaluasi. Ini mengakibatkan SIMPUS tidak optimal dan berdampak negatif pada efisiensi layanan kesehatan masyarakat.
Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) Berbasis Metode TAM (Technology Acceptance Model) di Puskesmas Wilayah Kabupaten Pati.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan survei atau kuesioner dan rancangan cross-sectional. Seratus responden dipilih melalui multistage cluster sampling (cluster sampling diikuti simple random sampling). Data dianalisis dengan analisis univariat menggunakan MS Excel dan SPSS.
Hasil: Model pengukuran memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Uji normalitas Kolmogorov-Smirnov menunjukkan kelima variabel berdistribusi tidak normal. Selanjutnya dengan menggunakan analisis univariat didapat bahwa kelima variabel TAM berpengaruh terhadap penggunaan SIMPUS pada puskesmas di wilayah Kabupaten Pati.
Kesimpulan: Evaluasi SIMPUS berbasis TAM di Puskesmas Kabupaten Pati menunjukkan dampak positif signifikan pada kinerja tenaga kesehatan. Oleh karena itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Pati disarankan: Meningkatkan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan berkelanjutan; Mengkoordinasikan integrasi sistem informasi kesehatan; Rutin memperbarui konten SIMPUS sesuai kebutuhan pengelolaan data dan pelayanan kesehatan.
Background: SIMPUS implementation in Pati Regency's Primary Health Centers faces significant challenges. Issues include limited tech infrastructure, staff misunderstanding, varied tech acceptance, and slow, error-prone system performance, compounded by a lack of evaluation. This renders SIMPUS suboptimal, negatively impacting healthcare service efficiency.
Objective: This study aims to evaluate the Community Health Center Management Information System (SIMPUS) based on the TAM (Technology Acceptance Model) method at Community Health Centers in Pati Regency.
Methodology: We used a quantitative, cross-sectional survey design. One hundred respondents were chosen via multistage cluster sampling. Data underwent univariate analysis with MS Excel and SPSS.
Results: The measurement model met the validity and reliability tests. The Kolmogorov-Smirnov normality test showed that the five variables were not normally distributed. Furthermore, using univariate analysis, it was found that the five TAM variables influenced SIMPUS utilization at community health centers in Pati Regency.
Conclusion: TAM-based evaluation showed SIMPUS positively impacts healthcare workers' performance in Pati Regency. Thus, the Pati Regency Health Office should: Increase ongoing staff training and support; Coordinate health information system integration; and Regularly update SIMPUS content to meet evolving needs.
Kata Kunci : Evaluasi, SIMPUS, Puskesmas, TAM, Pati