Laporkan Masalah

Determinan Kemiskinan Rumah Tangga yang Dikepalai Perempuan di Daerah Istimewa Yogyakarta: Analisis Data Susenas Maret 2023

Yasmin Nadia Adriana Tanjung, Prof. Dr. Sukamdi, M.Sc.

2025 | Skripsi | GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Kemiskinan di Indonesia yang merupakan permasalahan nasional cenderung mengalami tren penurunan selama satu dekade terakhir, tetapi belum mencapai target pembangunan nasional. Persentase penduduk miskin perempuan di Indonesia cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki. Perempuan dengan tingkat kesejahteraan rendah atau Wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE) perlu mendapat perhatian khusus karena menjadi salah satu faktor penyumbang kemiskinan. Hasil Susenas Maret 2023 menyatakan bahwa terdapat sebesar 11,19 persen rumah tangga miskin yang dikepalai perempuan dari total rumah tangga miskin di DI Yogyakarta. Teori feminisasi kemiskinan memberikan dugaan bahwa rumah tangga yang dikepalai perempuan berpeluang lebih besar untuk menjadi miskin dibandingkan laki-laki. Maka penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil kemiskinan rumah tangga menurut karakteristik sosio-demografi kepala rumah tangga dan karakteristik rumah tangga serta menjelaskan determinan atau faktor-faktor yang menentukan kemiskinan pada rumah tangga yang dikepalai perempuan di DI Yogyakarta.

Unit analisis dalam penelitian ini adalah rumah tangga menggunakan data Susenas Maret 2023 wilayah DI Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah tangga yang dikepalai perempuan memiliki kemungkinan yang lebih rendah untuk miskin dibandingkan rumah tangga yang dikepalai laki-laki, menunjukkan kontradiksi dengan teori feminisasi kemiskinan. Rumah tangga miskin yang dikepalai perempuan memiliki karakteristik berupa dominasi kepala rumah tangga lanjut usia, berstatus cerai, memiliki ? 4 ART, berpendidikan ? SD sederajat, tidak bekerja, tidak memiliki balita dalam rumah tangga, dan tinggal di perdesaan. Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan rumah tangga yang dikepalai perempuan, yaitu tingkat pendidikan KRT dengan arah hubungan negatif dengan kemiskinan, serta keberadaan balita dalam rumah tangga dan status wilayah lokasi tempat tinggal di perdesaan yang berhubungan positif dengan kemiskinan.

Poverty remains a significant issue in Indonesia. Although it has decreased over the past decade, the country has not yet met its development goals. Notably, the percentage of poor women is higher than that of men. Women facing low welfare and socio-economic insecurity (WRSE) require special attention, as they contribute to persistent poverty. According to the March 2023 National Socioeconomic Survey (Susenas), 11.19 percent of poor households in DI Yogyakarta are headed by women. The feminization of poverty theory suggests that female-headed households are more likely to be impoverished than male-headed ones. This study aims to analyze the poverty profile of households based on the socio-demographic characteristics of their heads and to identify the factors influencing poverty in female-headed households in DI Yogyakarta.

This study explores household poverty by gender using the March 2023 Susenas data for DI Yogyakarta Province. Findings show that female-headed households are less likely to be impoverished than their male counterparts, challenging the notion of their vulnerability. Characteristics of poor female-headed households include heads older than 60, being divorced, having four or fewer members, possessing education at or below elementary school level, being unemployed, living without children under five years old, and residing in rural areas. Key factors influencing poverty include a negative correlation between the head's education level and poverty, a positive correlation with the presence of children under five years old, and a positive correlation between rural residence and poverty.

Kata Kunci : determinan, feminisasi kemiskinan, perempuan kepala rumah tangga/determinant, feminization of poverty, female head of household

  1. S1-2025-477546-abstract.pdf  
  2. S1-2025-477546-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-477546-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-477546-title.pdf