Tinjauan Ekosentrisme Terhadap Problem Etis Dalam Pengembangan Mobil Listrik
Hasbi Farhan Armanda, Dr. Hastanti Widy Nugroho, S.S., M.Hum. ; Dr. Ridwan Ahmad Sukri, S.S., M.Hum.
2025 | Skripsi | ILMU FILSAFAT
Penelitian ini berjudul “Tinjauan Ekosentrisme Terhadap Problem Etis dalam Pengembangan Mobil Listrik. Permasalahan yang diangkat adalah mengenai apa saja persoalan etis yang muncul dari pengembangan mobil listrik terkait dampaknya terhadap lingkungan. Tujuan dalam penelitian ini untuk menguraikan apa saja problem etis yang muncul dari pengembangan mobil listrik dan bagaimana analisis ekosentrisme terhadap persoalan etis tersebut.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian deksriptif kualitatif dengan model permasalahan aktual dan studi pustaka sebagai sumber data. Tahapan dalam penelitian ini yaitu tahap persiapan, inventarisasi data, klasifikasi data, analisis data, dan evaluasi kritis. Tahap analisis hasil berupa deskripsi, interpretasi, heuristika, dan refleksi kritis.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa, pertama, pengembangan mobil listrik dilatarbelakangi karena adanya permasalahan lingkungan yang diakibatkan kendaraan konvensional. Namun, dalam pengembangannya, mobil listrik masih menyimpan persoalan etis terkait dengan adanya eksploitasi alam dalam penambangan bahan baku baterai, penggunaan infrastruktur pengisian daya yang masih bergantung terhadap bahan bakar fosil, dan pengelolaan limbah baterainya yang masih terbatas. Kedua, dalam perspektif ekosentrisme, pengembangan mobil listrik saat ini masih belum sepenuhnya mencerminkan prinsip-prinsip etika yang menghargai alam secara Keseluruhan. Meskipun mobil listrik dianggap sebagai transportasi ramah lingkungan karena tidak menghasilkan emisi saat digunakan, namun proses produksinya, mulai dari penambangan bahan baku baterai hingga pembuangan limbah menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. Ekosentrisme menekankan bahwa semua makhluk hidup dan alam memiliki nilai intrinsik yang sama dengan manusia. Oleh karena itu, mobil listrik belum bisa dikatakan sejalan dengan prinsip ekosentrisme dikarenakan pengembangannya masih bersifat eksploratif, hanya berfokus pada kebutuhan manusia, dan mengabaikan keseimbangan serta keberlanjutan ekologis.
This research is entitled “An Ecocentric Review of Ethical Problems in the Development of Electric Vehicles.” The issue discussed concerns the ethical problems arising from the development of electric vehicles (EVs) and their environmental impact. The aim of this study is to elaborate on the ethical problems that emerge in the development of EVs and to analyze these issues from an ecocentric perspective.
This study is qualitative descriptive research employing the actual problem model and literature review as data sources. The research stages include preparation, data inventory, data classification, data analysis, and critical evaluation. The analysis phase consists of description, interpretation, heuristics, and critical reflection.
The results of this study indicate, first, that the development of electric vehicles is driven by environmental problems caused by conventional vehicles. However, in practice, EV development still presents ethical issues such as environmental exploitation in battery raw material mining, dependence on fossil fuels for charging infrastructure, and limited battery waste management. Second, from an ecocentric perspective, the current development of EVs does not fully embody ethical principles that respect nature as a whole. Although EVs are considered environmentally friendly due to their zero emissions during operation, their production process from raw material extraction to waste disposal still causes environmental harm. Ecocentrism emphasizes that all living beings and nature possess intrinsic value equal to that of humans. Therefore, EVs cannot yet be considered aligned with ecocentric principles, as their development remains exploitative, focused primarily on human needs, and neglects ecological balance and sustainability.
Kata Kunci : Mobil Listrik, Baterai, Ekologis, Ekosentrisme